LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Politikus NasDem: Jokowi Serius Berantas Paham Radikal di Indonesia

"Harusnya aksi semacam itu tidak perlu terjadi. Saya sebagai seorang ibu tidak mungkin mengorbankan masa depan anak hanya untuk ambisi," kata Politikus NasDem, Wanda Hamidah kepada wartawan, Jumat (15/3).

2019-03-15 13:43:00
Radikalisme
Advertisement

Istri terduga teroris Abu Hamzah di Sibolga meledakkan diri bersama dua anaknya setelah hendak ditangkap Densus 88. Hal ini amat disayangkan, terlebih seorang ibu harusnya menjadi pembimbing anak yang baik.

"Harusnya aksi semacam itu tidak perlu terjadi. Saya sebagai seorang ibu tidak mungkin mengorbankan masa depan anak hanya untuk ambisi," kata Politikus NasDem, Wanda Hamidah kepada wartawan, Jumat (15/3).

Caleg DPR RI Dapil Jakarta Timur ini mengingatkan, aksi radikal yang melibatkan anak-anak pernah terjadi di Surabaya. Ini menunjukkan peran orangtua, terutama ibu sangat penting dalam menanamkan pendidikan.

Advertisement

"Untuk itu saya selalu menekankan pentingnya pendidikan bagi anak. Oleh karena itu, kita mendukung penuh program Kartu Indonesia Pintar," tegas Wanda.

Wanda yakin, radikalisme tidak mudah tumbuh di Indonesia. Alasannya karena Presiden Joko Widodo terus menekankan bahwa ideologi Indonesia adalah Pancasila.

"Lewat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menunjukkan bahwa Pak Jokowi serius memberantas paham radikal di Indonesia. Masyarakat jangan hanya menunggu, laporkan penegak hukum jika ada kegiatan mencurigakan di lingkungan rumah," tutupnya.

Advertisement

Sebelumnya, Husain alias Abu Hamzah terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara ditangkap hidup-hidup oleh Densus 88 Mabes Polri pada penggerebekan, Selasa (12/3) lalu. Ironisnya, dalam upaya penggeledahan di rumahnya, sang istri tak mau menyerahkan diri. Malah, bersama kedua anaknya memutuskan untuk meledakkan diri.

Abu Hamzah mengakui, apabila istrinya tersebut lebih ekstrem terpapar paham radikalisme ISIS. Sehingga tak mau menyerah dan pilih meledakkan diri bersama kedua anaknya di rumah sebelum polisi berhasil meringkus.

Padahal, Densus 88 maupun Polda Sumut bekerjasama dengan seluruh tokoh masyarakat yang ada di Sibolga sudah melakukan pendekatan persuasif kepada istri Hus alias AH. Negosiasi sudah berlangsung kurang lebih 10 jam.

Baca juga:
Perempuan Ditangkap di Klaten Terkait Kelompok Teroris Sibolga
Teroris di Sibolga Percaya Bunuh Diri Jalan Pintas Menuju Surga
Fakta-Fakta Terungkapnya Kasus Teroris di Sibolga
Usai Ibu Ledakkan Diri di Rumah, Keberadaan 3 Anak Teroris Sibolga Misteri
Polisi Tangkap 2 Orang di Tanjung Balai dan Tapteng Terkait Kasus Terorisme Sibolga
Wapres JK Yakin Pemilu Aman dari Teroris Karena Kemampuan Densus 88
Pengamat: Dulu Perempuan di Belakang, Kini di Garis Depan Lakukan Aksi Terorisme

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.