LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Usut Dugaan Dana Desa Papua Masuk ke KKB

Menurutnya, penyelidikan tentunya berawal dari Jakarta beredarnya surat tertulis dari KKB yang ditujukan kepada para kepala kampung di Papua dalam rangka meminta dana.

2019-11-29 17:10:40
Dana Desa
Advertisement

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menegaskan, sejauh ini aliran dana desa di Papua yang masuk ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih sebatas dugaan. Hanya saja, penyidik tetap mengusut informasi tersebut.

"Masih dalam penyelidikan," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/11).

Menurutnya, penyelidikan tentunya berawal dari Jakarta beredarnya surat tertulis dari KKB yang ditujukan kepada para kepala kampung di Papua dalam rangka meminta dana.

Advertisement

"Sementara hasil penyelidikan Ditreskrimsus Polda Papua dan Papua Barat, ini baru bersifat indikasi atau dugaan," ujarnya.

Bekerja Sama Dengan PPATK dan BPKP

Sejauh ini, penyidik terus bergerak bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Advertisement

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan kini beredar surat dari kelompok kriminal bersenjata yang ditujukan kepada para kepala kampung untuk meminta dana. Dia pun melarang aparat desa atau kampung memberikan bantuan atau dukungan pendanaan kepada kelompok kriminal bersenjata tersebut.

"Saya mengingatkan para kepala kampung agar jangan memberikan anggaran atau dana sedikitpun kepada kelompok-kelompok ini, apapun alasannya. Kami akan tindak tegas," ancam Irjen Paulus di Timika, seperti dilansir Antara, Sabtu 23 November 2019.

Menurut dia, kelompok bersenjata yang selama ini sering melakukan serangkaian teror penembakan maupun pembunuhan terhadap aparat dan warga sipil di pedalaman Papua sering menekan untuk menggalang dana.

Dana-dana tersebut, kata dia, digunakan oleh kelompok bersenjata untuk membeli dan mendapatkan amunisi maupun senjata api. Meski selama ini mereka juga mendapat senjata dan amunisi dengan merampas milik aparat.

Dia menjelaskan penangkapan gembong kelompok kriminal bersenjata Sinak, Iris Murib di Kali Pindah-Pindah, Distrik Iwaka, Mimika pada Kamis 21 November 2019 terkait erat dengan rencana kelompok separatis Papua untuk melakukan penembakan pada 1 Desember mendatang.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.