Polisi tindak tegas aksi balap liar di Bandung
"Kami sudah melakukan pemetaan di daerah mana saja yang kerap dijadikan arena balap liar," ujar Kombes Abdul.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Abdul Rakhman Baso melarang segala bentuk balapan liar baik itu motor maupun mobil. Larangan itu terkait momentum bulan Ramadan yang biasanya dijadikan ajang adu nyali ini.
"Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk menindak tegas pelaku balapan liar, karena itu sangat mengganggu," kata Rakhman, di Mapolrestabes Bandung, Kamis (19/7).
Dia mengaku telah melakukan pemetaan daerah-daerah rawan. Berdasarkan data yang dihimpun, pihaknya mengutamakan pengamanan terhadap kawasan yang kerap dijadikan ajang balapan liar.
Adapun lokasi yang kerap dijadikan balap liar diantaranya kawasan Gasibu, Fly Over Pasupati, Kiaracondong, dan Buah Batu, Bandung. "Kami sudah melakukan pemetaan di daerah mana saja yang kerap dijadikan arena balap liar," ungkapnya.
Dia menyebut jam-jam rawan yang sering dijadikan momen balapan liar adalah usai sahur dan jelang buka puasa. "Di situ kami akan tingkatkan patroli," tandasnya.
Dia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan balapan liar. Selain membahayakan diri sendiri, kegiatan ini juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Kita ingin ibadah puasa bisa khusyu dengan melakukan kegiatan yang justru tidak negatif, tapi positif," tandasnya.(mdk/did)