LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi telusuri lokasi penyanderaan 10 WNI oleh kelompok Abu Sayyaf

Kelompok Abu Sayyaf kabarnya meminta tebusan.

2016-03-29 14:25:11
Filipina
Advertisement

Kepolisian Republik Indonesia tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengetahui secara pasti keberadaan sepuluh Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf. Polri akan langsung bergerak jika keberadaan sepuluh WNI itu sudah diketahui.

"Mereka sedang menelusuri, tentang keberadaan mereka. Sekarang semuanya sedang berusaha mencari akses untuk mengetahui keberadaan mereka," kata Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Ketut Untung Yoga saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (29/3).

"Kita juga sudah koordinasi dengan pihak Kemlu, di Kemlu kan ada Direktur Bidang Perlindungan WNI, ya koordinasi untuk mengetahui. Setelah mengetahui baru langkah-langkah akan dilakukan," ujarnya.

Untung belum bisa memastikan di mana sepuluh WNI itu sandera. Namun, jika para WNI itu benar berada di Filipina, pihak kepolisian akan berkoordinasi langsung dengan otoritas negara tersebut.

"Justru itu tadi sudah saya jelaskan. Kalau berada di wilayah Filipina, otoritasnya Filipina. Kita bukan negaranya sendiri kan jadi harus komunikasi dan koordinasi," tegas dia.

Meski begitu, Untung membenarkan jika kelompok militan Abu Sayyaf meminta tebusan ke pemerintah Indonesia. "‎Menurut salah satu dari ABK iya begitu," pungkas Untung.


Sebelumnya diketahui, sepuluh WNI awak kapal pandhu brahma 12 dikabarkan disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di perairan Filipina. Mereka meminta tebusan sebanyak 50 juta peso atau sekitar Rp 14,3 miliar.‎

Baca juga:
DPR akui lokasi penyanderaan 10 WNI oleh Abu Sayyaf daerah rawan
Ketua DPR soal WNI disandera: Masa negara takut pada terorisme?
Pemerintah diminta utamakan keselamatan WNI yang diculik Abu Sayyaf
TNI & Polri dikerahkan tangkap kelompok Abu Sayyaf penyandera 10 WNI
10 WNI disandera, Ketua DPR sebut RI punya pengalaman operasi Woyla
10 WNI disandera di Filipina, Komisi I minta Kemenlu bergerak cepat
Kapal Indonesia diduga dibajak Abu Sayyaf, TNI AL kontak Filipina

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.