Polisi tangkap perakit bom meledak depan kantor jasa pengiriman di Surabaya
Mengamankan rekaman CCTV dari salah satu perusahaan. Serta paket kiriman bom yang sudah dirangkai berisikan kotak dus handphone, pecahan kaca, baterai, kabel, sobekan koran dan jepitan.
Benda diduga bom meledak di sebuah warung depan PT Bahana Line, Jalan Laksda M Nasir, Surabaya, Senin (11/12) malam, dan baru dilaporkan di Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (13/12) malam.
Polisi tidak membutuhkan waktu cukup lama untuk mengungkap bom mempunyai daya ledak low eksplosive. Setelah melakukan olah TKP, pasca kejadian waktu malam itu juga. Kemudian pemeriksaan terhadap saksi sekaligus korban.
Mengamankan rekaman CCTV dari salah satu perusahaan. Serta paket kiriman bom yang sudah dirangkai berisikan kotak dus handphone, pecahan kaca, baterai, kabel, sobekan koran dan jepitan.
Polisi juga melakukan pemeriksaan dari si pengirim jasa online yakni GO-JEK. Pelakunya seorang warga Dukuh Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
"Pelaku perakit bom ini sudah ditangkap, diketahui bernama Edy Widjanarko. Sekarang masih diperiksa penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (15/12).
Dari tertangkapnya pelaku tersebut, polisi masih terus mendalaminya. Terutama dari motif dan bagaimana cara merakit bom itu didapatnya.
"Ini masih didalami penyidik. Tapi, dari pemeriksaan sementara pelaku perakit bom ini bukan teroris," ujar dia.
"Jadi saya tegaskan, teror bom ini bukan dilakukan teroris. Tapi untuk mengenai motifnya masih didalami, mohon waktunya. Biarkan penyidik ini masih mendalaminya," ujar dia.
Sebelumnya, ledakan terdengar di sekitaran Jalan Laksda M Nasir, Surabaya pada Senin malam. Dari kejadian itu, polisi mendatangkan tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur untuk membantu melakukan penyidikan dan penyelidikan.
Baca juga:
Paket bom meledak di Surabaya diduga dikirim lewat GO-JEK
Ledakan di Surabaya berdaya rendah, polisi sebut pelaku masih amatiran
Paket diduga bom meledak di Surabaya saat dicek warga
Paket berisi kotak hp, baterai dan kabel meledak saat dibuka