LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Tangkap 4 Pelaku Perusakan Kantor Bupati Keerom

"Empat ditangkap, tiga ditetapkan tersangka pengerusakan dan satu masih riksa,"

2020-10-02 12:59:07
Penyerangan
Advertisement

Polisi menangkap empat orang pelaku perusakan dan pembakaran Kantor Bupati Keerom, Papua. Hal itu merupakan buntut kerusuhan akibat kekecewaan massa atas pengumuman hasil CPNS Formasi 2018.

"Empat ditangkap, tiga ditetapkan tersangka pengerusakan dan satu masih riksa," tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi, Jumat (2/10).

Dia menyampaikan petugas terpaksa membubarkan massa aksi, karena upaya negosiasi tidak berjalan. Lalu massa melakukan penutupan salah satu akses jalan Trans Papua di Kabupaten Keerom, setelah insiden pengerusakan Kantor Bupati Keerom pada Kamis (1/10).

Advertisement

"Mereka sejak tadi malam pasca pengerusakan dan pembakaran kantor langsung palang jalan. Situasi tidak memungkinkan karena gelap, lanjut tadi pagi lakukan negosiasi namun massa menolaknya," ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (2/10).

Kamal menyampaikan, petugas terpaksa melakukan tindakan preventif pagi tadi untuk membubarkan dan membuka akses jalan yang di tutup oleh massa yang menolak hasil CPNS. "Massa tetap juga menolak bahkan melempari petugas. Makanya dibubarkan paksa," katanya.

Advertisement

Akibat insiden ini, Kamal menyampaikan terdapat empat orang yang diamankan, satu orang diamankan akibat peblokiran jalan dan tiga orang diamankan akibat tindakan perusakan Kantor Bupati Keerom, Papua.

"Empat yang diamankan tiga sudah di tetapkan pelaku pengerusakan dan satu orang pemalangan (pemblokiran jalan)," jelasnya.

Kemudian, Kamal menjelaskan polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi perusakan dan pemblokiran jalan. Situasi kini sudah dapat dikendalikan dan petugas masih berjaga di lokasi. Kamal mengimbau warga lainnya agar dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya kejadian tersebut.

"Jalan Trans Papua yang sempat dipalang oleh massa telah dibuka kembali," Kamal menandaskan.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.