LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Tangkap 3 Warga Bawa Jenazah ABK Kapal Berbendera China di Batam

Direskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto mengatakan, temuan tersebut berdasarkan penelusuran informasi awal bahwa ada pemesanan sewa ambulans untuk merapat ke pelabuhan sekitaran jalur Selat Singapura.

2020-08-13 23:06:48
Kapal
Advertisement

Polisi menangkap tiga orang diduga terlibat dalam dugaan praktik penyelundupan mayat dijemput dari kapal ikan berbendera China ke wilayah Batam, Kepulauan Riau.

Direskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto mengatakan, temuan tersebut berdasarkan penelusuran informasi awal bahwa ada pemesanan sewa ambulans untuk merapat ke pelabuhan sekitaran jalur Selat Singapura.

"Untuk menjemput tiga mayat ABK dari Kapal China Fu Yuan Yu 829. Kita lakukan penelusuran dan penyelidikan, memang ada yang melihat tiga ambulans masuk pelabuhan dan kita periksa," tutur Arie saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (13/8).

Advertisement

Menurut Arie, penyidik kemudian langsung menuju Rumah Sakit (RS) BP Batam dan mendapati kebenaran adanya tiga mayat yang baru dikirim. Polisi menelusuri data seseorang yang mengurus penjemputan mayat tersebut.

"Baru kita amankan tiga orang. Apa peranannya, bagaimana ceritanya mayat ini kok bisa sampai ke darat dan di bawa," jelas dia.

Penyidik menduga ada penyelewengan prosedur yang dilakukan dalam proses pengiriman mayat tersebut. Jasad yang dikirim pun di ambil di tengah laut dari Kapal Fu Yuan Yu 829 menggunakan kapal pancung, baru dibawa menuju pelabuhan.

Advertisement

Sementara itu, tiga orang yang diamankan pun masih memberikan keterangan yang berubah-ubah.

"Mereka dapat nomor handphone yang mereka juga nggak tahu siapa. Begitu diterima, disuruh jemput mayat, teknisnya tapi tidak sebagaimana mestinya dan dilakukan. Dan bahkan yang bersangkutan diduga menerima uang sekian ratus juta," Arie menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.