Polisi tahan 47 imigran gelap di Sukabumi
Para imigran berencana menyeberang ke Pulau Christmas, Australia melalui jalur laut Ciemas, Sukabumi.
Satuan Intel Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi berhasil menahan 47 imigran gelap asal Afghanistan di Sukabumi, Jawa Barat. Dari hasil penyelidikan, para imigran itu berencana menyeberang ke Pulau Christmas, Australia melalui jalur laut Ciemas, Sukabumi.
"Para imigran gelap tersebut kami tangkap saat akan menyeberang ke Australia, mereka diangkut dengan menggunakan dua truk ukuran sedang dari Cisarua, Bogor," kata Kasat Intel Polres Sukabumi AKP Sumaryoto di Sukabumi, Minggu (3/6), seperti yang dilansir Antara.
Proses penangkapan dimulai dari kecurigaan polisi terhadap dua truk yang mengangkut para imigran tersebut. Iringan kendaraan ini sudah dibuntuti petugas sejak berada di Jalan Raya Bagbagan, Pelabuhan Ratu saat menuju Kecamatan Ciemas. Tiba di Desa Girimukti, polisi lantas menghentikan laju kendaraan dan menahan seluruh penumpang.
Ke-47 imigran yang ditahan petugas kini diamankan di Mapolsek Ciemas untuk dilakukan pendataan sebelum diserahkan ke Kantor Imigrasi Sukabumi. Kini, polisi tengah mencari pelaku yang berniat menyeberangkan imigran tersebut ke Pulau Christmas, Australia.
"Kami masih menyelidiki percobaan pengiriman imigran gelap ini ke Australia melalui perairan laut Sukabumi, kami juga masih mencari tahu apakah ada perahu yang akan digunakan untuk ke 47 imigran gelap," tambahnya.
Sumaryoto menyatakan, wilayah perairan Laut Ciemas selalu dijadikan tempat pengiriman para imigran gelap asal Timur Tengah ke Australia. Hal itu dikarenakan jarak yang cukup dekat dengan Pulau Christmas. Pada 2011 lalu, polisi berhasil mengungkap tiga kasus percobaan pengiriman imigran gelap melalui Ciemas.
"Untuk mengantisipasinya kami pun sudah berkoordinasi dengan warga sekitar khususnya nelayan, bahkan dari beberapa kali penangkapan merupakan laporan dari warga sekitar yang mencurigai adanya kumpulan warga negara asing yang berdiam di dekat pantai," pungkas Sumaryoto.(mdk/bal)