Polisi Selidiki Ribut Sekuriti & Warga Perumahan di Tangerang Karena Mobil
"Ada bukti visum korban berinisial TS dan TM. Saat ini masih lidik. Karena sekuriti ini tidak mau menyebutkan siapa saja yang terlibat pemukulan. Jadi masih pendalaman saksi-saksi di TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, Iptu Riono
TS (21), salah satu warga yang mengontrak rumah di Green Lake City, Cipondoh Kota Tangerang terlibat cekcok dengan sekuriti. Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang, masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu.
Sebelumnya, TS, yang berstatus sebagai mahasiswa itu, didatangi sejumlah sekuriti perumahan lantaran warga setempat mengeluhkan area perumahan tersebut terganggu dengan banyaknya mobil yang diketahui merupakan usaha jual-beli TS.
"Jadi TS ini mahasiswa, dia mengontrak di perumahan itu. Dia juga punya usaha jual-beli mobil bekas," ucap Kapolsek Cipondoh AKP Mukarom didampingi Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Iptu Riono dikonfirmasi Minggu (18/10).
Kemudian, lanjut Mukarom, atas laporan warga setempat, rumah yang dihuni TS didatangi sekuriti. Tujuannya menyampaikan keluhan warga karena terganggu banyaknya kendaraan yang terpakir di area perumahan.
"Kemudian ada sekitar 30 sekuriti yang mendatangi rumah yang dikontrak TS. Kemudian terjadi perselisihan," jelasnya.
Selanjutnya, atas perselisihan itu, TS melapor ke Polsek Cipondoh dan mengaku dikeroyok oleh sejumlah sekuriti.
"Ada bukti visum korban berinisial TS dan TM. Saat ini masih lidik. Karena sekuriti ini tidak mau menyebutkan siapa saja yang terlibat pemukulan. Jadi masih pendalaman saksi-saksi di TKP," ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, Iptu Riono.
Polisi memastikan, yang terlibat perselisihan itu hanya sekuriti dengan TS,selaku korban.
"Tidak ada keterlibatan warga, saat sekuriti mendatangi kediaman TS. Disana memang TS ini usaha jual beli mobil bekas mewah, itu ada sekitar 15 unit," ucap dia.
Baca juga:
Hanya Lewat, Tedi Malah Jadi Korban Pengeroyokan di Johar Baru
Polisi Tangkap 3 Pengeroyok Pemuda di Ciputat Tangsel, 5 Orang Masih Diperiksa
Paksa Minta Buka Portal Jalan, Pemuda Dikeroyok Kelompok Remaja Mabuk
Dikira Terlibat Komplotan Jambret, Polisi di Palembang Dihajar Massa
Dituduh Pelakor, Remaja Putri di Palembang Dikeroyok Ibu & Tiga Anak
Turut Terlibat, Ayah Pembunuh Polisi di Empat Lawang Jadi Tersangka