Polisi segera tetapkan tersangka tewasnya 3 mahasiswa UII
Polisi kembali melakukan olah TKP dengan jangkauan diperluas. Hasil olah TKP sementara, polisi menemukan dugaan kekerasan saat diksar. Setelah olah TKP, polisi akan segera melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka kasus tewasnya tiga mahasiswa UII saat diksar di lereng Gunung Lawu.
Polres Karanganyar kembali menggelar Olah TKP (tempat kejadian perkara) kasus tewasnya 3 mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta usai mengikuti Pendidikan Dasar (diksar) Mapala, Jumat (27/1) siang. Olah TKP dipimpin langsung Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak. Tim kembali mendatangi lokasi diksar di Dusun Tlogodlingo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Sebelumnya olah TKP juga dilakukan oleh Tim Inafis Polres Karanganyar melaksanakan di hutan pinus desa setempat, hari Kamis kemarin dan beberapa hari sebelumnya. "Hari ini olah TKP kita lakukan kembali dengan zona yang diperluas," ujar Ade Safri.
Ade Safri mengatakan, berdasarkan hasil oleh TKP serta keterangan para saksi, baik dari keluarga korban maupun peserta, memang benar dugaan terjadi penganiayaan selama pelaksaaan Diksar. Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi yang dilakaukan Rumah Sakit Bethesda dan Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta.
"Selanjutnya, segera kita lakukan gelar perkara untuk menentukan dan menetapkan siapa tersangkanya," ucap Kapolres.
Ade Safri menambahkan tim khusus Polres Karanganyar terus bekerja secara maraton untuk mengungkap dugaan tindak kekerasan yang terjadi pada saat pelaksanaan Diksar Mapala UII Yogyakarta di lokasi pada Jumat (20/1) lalu. Tim juga telah melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 20 orang saksi.
"Kami meminta kerjasama kepada semua pihak, dalam hal ini, pihak rektorat, serta panitia agar kooperatif untuk mengungkap kasus ini. Jangan ada yang ditutupi. Menutupi suatu fakta, dapat dijerat dengan pembiaran tindak pidana yang terjadi," pesan Kapolres.
Baca juga:
Ketua Mapala UII minta maaf dan siap tanggung jawab
Jokowi: Pendidikan dasar itu latihan terukur, bukan kekerasan
Pengakuan peserta diksar UII: Kalau mundur malah tambah dihabisi
Abdul Jamil mundur dari jabatan wakil rektor UII
Menteri Nasir sebut pelaku kekerasan Diksar Mapala UII harus dihukum
Tanggung jawab moral sang Rektor UII
Fakta mengejutkan kasus tewasnya peserta Diksar Mapala UII