LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi sebut teroris Bekasi terkait jaringan terorisme 6 negara

Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana mengungkapkan temuan bom berdaya ledak tinggi di Bintarajaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (11/12), terkait dengan aksi teror bom secara serentak di enam negara.

2016-12-13 16:20:09
Teroris Bekasi
Advertisement

Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana mengungkapkan temuan bom berdaya ledak tinggi di Bintarajaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (11/12), terkait dengan aksi teror bom secara serentak di enam negara.

"Alhamdulillah, bom di Bintarajaya, Kota Bekasi, menjadi satu-satunya yang berhasil diantisipasi oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri," katanya di Bekasi, Selasa (13/12).

Menurut dia, bom yang ditemukan pihaknya di indekos Jalan Bintarajaya 8, Bekasi Barat, merupakan bagian dari jaringan terorisme internasional yang berencana meledakannya secara serentak pada Minggu (12/12) di enam negara.

Negara tersebut di antaranya Mesir, Turki, Suriah dan Yaman. "Berdasarkan informasi yang kami dapat, bom di negara tersebut meledak pada hari yang sama. Kita gagalkan di Kota Bekasi karena Densus sudah mensinyalir adanya rencana itu," ungkapnya.

Dikatakan Umar, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah mensinyalir bahwa jaringan teroris Bahrun Naim akan melakukan kegiatan di Indonesia.

Dari informasi tersebut, pihaknya melakukan pengintaian terhadap jaringan teroris di Kota Bekasi dan berhasil menangkap tiga tersangka yakni Nur Solihin, Agus Supriyadi dan seorang perempuan Dian Yulia Nov, Sabtu (11/12).

Dikatakan Umar, kegiatan terorisme di wilayah hukumnya dipastikan telah terencana secara matang dengan mempersiapkan bom berdaya ledak tinggi untuk diledakan di Istana Merdeka Jakarta pada Minggu pagi.

"Saya heran kalau ada sebagian masyarakat yang menganggap kasus terorisme ini sebagai bagian dari pengalihan isu tertentu," katanya.

Umar mengimbau masyarakat untuk lebih perhatian terhadap lingkungan sekitar agar kegiatan terorisme bisa diantisipasi secara dini. "Kami imbau masyarakat di manapun juga di Bekasi Kota untuk lebih empati dan melihat situasi. Infokan pada polisi melalui jajaran kami sampai ke Babinkamtibmas bila ada hal mencurigakan," tandasnya.

Baca juga:
Seskab tegaskan rencana pengeboman Istana bukan pengalihan isu Ahok
Tembok sampai jebol akibat bom rice cooker di Bekasi diledakkan
Densus 88 kembali geledah kantor Nur Solihin
Ini skenario teroris bom 'rice cooker' untuk ledakkan Istana
Polri ingatkan pentingnya peran warga berantas terorisme
Temuan Densus tangkap 7 terduga teroris, rice cooker sampai peluru

Advertisement



(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.