Polisi Sebut Pelaku Teror Rumah Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif Berjumlah 2 Orang
Pelaku teror pelemparan bom molotov di rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, No 42C, Jakarta Selatan, diduga berjumlah dua orang. Hal ini berdasarkan rekaman CCTV rumah Laode yang sudah diperiksa polisi.
Pelaku teror pelemparan bom molotov di rumah Wakil KPK Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, No 42C, Jakarta Selatan, diduga berjumlah dua orang. Hal ini berdasarkan rekaman CCTV rumah Laode yang sudah diperiksa polisi.
"Berdasarkan rekaman CCTV di rumah korban, terlihat ada dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor dan helm full face dari arah sebelah kiri rumah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (9/1).
Dalam rekaman CCTV terlihat dua orang itu berhenti dan melemparkan botol berisi cairan ke rumah Laode. Pada lemparan pertama, botol tidak pecah tapi terbakar. Kemudian pada lemparan kedua botol pecah dan juga terbakar.
"Botol kedua itu yang kemudian ditemukan oleh pembantu dan saksi," ujar Argo.
Sebelumnya, rumah Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif diteror benda mencurigakan. Pagi tadi, botol berisikan spirtus dan sumbu api ditemukan di rumah Laode di Jl Kalibata Selatan No 42C RT 01 RW 03 Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca juga:
Ketua DPR Duga Teror di Rumah Pimpinan KPK Upaya Menakuti-nakuti
Abraham Samad Tak Terkejut Rumah Pimpinan KPK Kena Teror
DPR Minta Kapolri Tingkatkan Keamanan Pasca Rumah Pimpinan KPK Diteror
Bercak Gosong di Rumah Wakil Ketua KPK Usai Pelemparan Molotov
Antasari Azhar: KPK Tidak Akan Bisa Diteror!
Penuturan Tetangga Terkait Teror di Rumah Ketua KPK