Polisi Sebut Kasus Kebakaran Hutan di Sumsel Berkurang 36 Persen
Sedangkan luas lahan dan hutan yang terbakar dampak pembakaran hutan dan lahan secara sengaja itu mencapai 33,25 Hektare.
Kepala Polda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Eko Indra Heri S, mengungkapkan selama musim kemarau 2020 kasus kebakaran hutan dan lahan di provinsi itu berkurang sekitar 36 persen.
"Berdasarkan data pengungkapan kasus kebakaran hutan dan lahan pada 2020 ini terdapat 24 kasus sedangkan pada tahun sebelumnya 36 kasus," kata dia, melalui rilis kinerja jajarannya sepanjang 2020, di Palembang dilansir Antara, Kamis (31/12).
Sesuai dengan kasus yang ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel itu, pada tahun ini terdapat 26 tersangka yang diproses sesuai dengan ketentuan hukum. Ia tidak merinci apakah di antara mereka itu adalah tersangka perorangan dan perusahaan.
Sedangkan luas lahan dan hutan yang terbakar dampak pembakaran hutan dan lahan secara sengaja itu mencapai 33,25 Hektare.
Melihat masih ada kasus pembakaran hutan dan lahan, polisi mengimbau masyarakat dan perusahaan pemilik konsesi lahan di provinsi ini agar menghentikan pembakaran hutan dan lahan untuk membersihkan dan membuka lahan baru setiap musim kemarau.
Pembakaran hutan dan lahan merupakan tindak pidana karena asap yang ditimbulkan dari lahan yang terbakar bisa menimbulkan gangguan berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah kabupaten rawan kebakaran hutan dan lahan, di antaranya Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.
Kebakaran hutan dan lahan tidak boleh dibiarkan karena dampaknya sangat merugikan karena bisa menimbulkan bencana kabut asap dan kerusakahan lingkungan, ujarnya.
Baca juga:
Data BNPB: Kebakaran Hutan di Indonesia Tahun 2020 Menurun 81 Persen
Sepanjang 2020, Polri Tangkap 48 Ribu Tersangka Kasus Narkoba
Polisi Klaim Kebakaran Hutan di Jambi Turun Drastis
268 Hektare Lahan di Sumsel Terbakar Sepanjang 2020, Turun 70 Persen
Status Darurat Karhutla Riau Berakhir, BNPB Tarik Empat Helikopter