Polisi sebut foto bocah Dafa yang tewas belum jadi bukti kuat
Menurutnya, status Suyati dan Mustaqim hingga saat ini masih hanya sebagai saksi.
Petugas Polres Metro Tangerang membenarkan telah mendapat satu lembar bukti foto mengenai Dafa Mustaqim yang dalam keadaan luka gores pada bagian wajahnya. Namun, pihaknya tidak mau terburu-buru menetapkan tersangka kepada orang tua Dafa.
"Kita tidak melihat foto, kita harus melihat fisiknya langsung. Memang benar kita mendapatkan bukti dari guru, satu bukti yakni foto mengenai Dafa yang bagian wajahnya ada luka gores," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto saat dihubungi, Minggu (23/10/2016) malam.
Menurutnya, status Suyati dan Mustaqim hingga saat ini masih hanya sebagai saksi.
"Belum, kan kita harus mendengar keterangan dari dokter Bidokes yang akan memeriksa mayat Dafa," jelasnya.
Saat ditanya kapan akan melakukan outopsi, Wiji mengaku, semua tergantung hasil pemeriksaan dan alat bukti. Adapun barang bukti yang sudah dikumpulkan seperti gagang sapu, baju dan tas milik Dafa untuk bersekolah.
"Malam ini kita akan mendapatkan keterangan lebih dalam, hasilnya nanti akan menentukan apakah besok kita hubungi Tim Bidokes atau kapan. Tetapi, hal ini harus dilakukan karena laporannya kan disiksa," tuturnya.
Soal tak ada pengakuan dari Suyati dan Mustaqim, Wiji mengaku, hal itu sudah biasa terjadi.
"Enggak ada pengakuan, boleh-boleh saja itu. Yang terpenting kita lihat dulu ini. Ada tidak, benar tidak pidananya. Satu lembar foto belum menjadi bukti kuat, harus melihat hasil otopsi," terangnya.
Dafa Mustaqim, siswa kelas 1 SD di Larangan Utara 2, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, yang diduga menjadi korban kekerasan tindakan kekerasan ibu tirinya. Menurut tetangga korban, Lili, Dafa meninggal pada Kamis (20/10) siang setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan orangtua korban mengatakan, Dafa meninggal karena panas tinggi dan kejang-kejang.
"Dia masuk rumah sakit jam 10.00 pagi. Meninggal jam dua siang, lalu dimakamkan jam sembilan malam. Saya enggak lihat lebih dekat jenazahnya," jelasnya.
(mdk/sho)