LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi sebut dari data PPATK ada sosok dikenal publik terlibat Saracen

Polisi sebut dari data PPATK ada sosok dikenal publik terlibat Saracen. Dia mengatakan beberapa nama orang yang terdapat dalam rekening Saracen adalah sosok yang dikenal publik. Tetapi dia tidak merinci terkait siapa dan peran orang yang dikenal publik tersebut.

2017-09-19 16:58:20
Grup Saracen
Advertisement

Polisi sudah mendapatkan laporan hasil analisa (LHA) rekening Saracen dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan pihaknya akan menindaklanjuti terkait hasil laporan tersebut.

"Jadi LHA (Laporan hasil analisis) dari PPATK sudah diterima. Ada menyebutkan nama-nama orang. Ditsiber segera menindaklanjuti artinya nama-nama tersebut," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/9).

Dia mengatakan beberapa nama orang yang terdapat dalam rekening Saracen adalah sosok yang dikenal publik. Tetapi dia tidak merinci terkait siapa dan peran orang yang dikenal publik tersebut.

"Kira-kira begitu. Ya kalau profesinya kalau dikenal publik kira-kira apa? Enggak saya enggak mau berandai-andai," tambah dia.

Pihaknya pun mengatakan akan mengklarifikasi kembali terkait peran orang yang terdapat di LHA tersebut. "Ya saya belum tahu pasti tetapi disebut dalam laporan hasil analisis itu disebut terkait sarachen. Makanya perlu di klarifikasi," pungkas dia.

Diketahui sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, LHA Saracen diterima kepolisian, Rabu (13/9) siang. Martinus tidak membeberkan ke mana saja aliran duit dari 14 rekening yang disita penyidik dari kelompok penyebar ujaran kebencian itu.

Saracen, kelompok penyebar kebencian, menjadi buah bibir setelah Polri menangkap tiga pengurusnya, yakni, MTF, SRN dan Jasriadi. Organisasi ini kerap mendapat pesanan dari pihak tertentu untuk menyerang pemerintah, pejabat, publik, tokoh masyarakat atau suatu kelompok.

Nama baik perorangan atau institusi dijatuhkan melalui pemberitaan yang berbau penghinaan, sentimen agama, sampai kepada hoaks. Tak hanya itu, jasa Saracen kerap digunakan pemesan dalam perhelatan demokrasi semisal pilkada.

Pemesan akan meminta Saracen untuk menyerang dan menjatuhkan elektabilitas lawan politiknya. Belum diketahui secara detail siapa saja yang pernah menggunakan jasa Saracen.

Baca juga:
Berkas Faisal dan Sri 'Saracen' lengkap, segera disidang
Mencari bukti keterlibatan Asma Dewi dalam kelompok Saracen
Bajak akun orang lain, Ketua Saracen Jasriadi dikenakan pasal berlapis
Polisi temukan bukti ketua grup Saracen bajak akun medsos
Polisi kembali tangkap satu orang diduga terlibat Saracen

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.