Polisi ringkus rampok penumpang taksi online 'ngumpet' di jok belakang
Dalam kejadian itu, ada tiga orang yang melakukan kejahatan. Edi mengatakan, dari tiga pelaku, satu pelaku diberikan timah panas oleh petugas karena melawan.
Jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil bekuk para pelaku penyekapan dan perampokan terhadap San San, saat berada di dalam taksi online, GrabCar. Para pelaku merupakan oknum sopir taksi online GrabCar dan dua temannya, di amankan di kawasan Jakarta Barat.
"Iya benar sudah ditangkap," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu saat dikonfirmasi, Kamis (26/4).
Dalam kejadian itu, ada tiga orang yang melakukan kejahatan. Edi mengatakan, dari tiga pelaku, satu pelaku diberikan timah panas oleh petugas karena melawan.
"Satu meninggal dunia. Nanti akan disampaikan secara resmi dalam rilis oleh Pak Kapolres di Rumah Sakit Polri," katanya.
Sebelumnya, seorang perempuan, Sansan (24) menjadi korban penyekapan saat naik taksi online dari Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (24/4) kemarin, sekira pukul 06.30 Wib. Ia hendak menuju Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kejadian bermula saat San San memesan taksi online dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat sudah berada di dalam taksi online, tiba-tiba muncul dua orang berniat jahat dari kursi bagian belakang.
"Korban langsung disekap dua orang tak dikenal dengan jaket. Lalu, kaki korban diikat," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/4).
Baca juga:
Rampok penumpang Grab di Tambora batal memperkosa karena korban haid
Kantongi identitas pelaku, polisi kejar 3 penyekap penumpang taksi online di Tambora
Polisi duga sopir taksi online terlibat penyekapan penumpang di Tambora
Penumpang taksi online disekap & diikat perampok dari jok belakang
Tuntut kesejahteraan, sopir taksi online geruduk kantor Grab