LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Ringkus Pembuatan Senjata Api Ilegal di OKU Timur

Dari informasi yang diperoleh, awalnya Tim Opsnal Polres OKU Timur mendapatkan informasi, jika ada aktivitas pembuatan dan penjualan senpira ilegal, di Desa Pahang Asri Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur.

2021-06-02 08:02:00
Senjata Api Ilegal
Advertisement

Peredaran senjata api ilegal (senpira) di Sumatera Selatan, ternyata salah satunya berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Fakta tersebut terungkap, seusai Tim Opsnal Polres Oku Timur mendapati sebuah rumah warga di OKU Timur, yang digunakan sebagai bengkel pembuatan senpira ilegal.

Dari informasi yang diperoleh, awalnya Tim Opsnal Polres OKU Timur mendapatkan informasi, jika ada aktivitas pembuatan dan penjualan senpira ilegal, di Desa Pahang Asri Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur.

Aparat kepolisian langsung mendatangi rumah MA (49), yang disinyalir menjadi tempat pembuatan senpira ilegal.

Advertisement

Saat mendatangi ke lokasi pada hari Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 15.00 WIB, petugas mendapatkan barang bukti berupa alat pembuatan senpira ilegal, senpi rakitan revolver beserta silinder untuk senpira.

Diungkapkan Kasat Reskrim Polres OKU Timur Akp I Putu Suryawan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugasnya juga mengamankan pelaku MA.

"MA mengaku, sudah senpira itu ke rekannya MU (49) dan DD (37). Kita langsung menggerebek kedua rumah pelaku lainnya,” katanya, Selasa (1/6).

Advertisement

MU dan DD yang berprofesi sebagai petani, diciduk di rumahnya masing-masing di Desa Pahang Asri Kecamatan Buay Pemuka Peliung OKU Timur.

Dari rumah kedua pelaku tersebut, petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa senpi replika revolver dan 5 butir amunisi kaliber 9 milimeter.

“Kita melakukan pengembangan, hingga akhirnya didapatkan satu nama pelaku lainnya, yaitu SC alias GN,” ungkapnya.

Rencana penangkapan GN ternyata sudah terdengar oleh pelaku. Sehingga GN berhasil melarikan diri dari kediamannya. Petugas lalu mengamankan anak GN, untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan senpi tersebut.

"Senpi itu dijual seharga Rp2 jutaan. Untuk jalur penjualannya kemana saja, masih kita telusuri. Para pelaku dan barang bukti, sudah kita amankan dan akan kita selidiki lagi,” ucapnya.

Reporter: Nefri Inge
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Polisi Tangkap Pria di Sumbar Pemilik Senjata Api Ilegal
2 Polisi Dituntut 10 Tahun Penjara, Ini Kronologi Penjualan Senjata Api ke Papua
Warga Inhil Kedapatan Simpan Pistol Rakitan Gara-Gara Tetangga Kerap Dengar Letusan
Polda Papua Barat Amankan Sepucuk Senjata Api Rakitan, 2 Orang Ditangkap
Ungkap Fakta Baru, Nindy Ayunda Sebut Askara Gunakan Ganja Sejak Sebelum Menikah
Polda Jatim Tangkap Guru SMP asal Malang Perakit Senjata Api Ilegal

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.