Polisi Ringkus Pelaku Serangkaian Kasus Perampokan di Samarinda
Diduga, R terlibat 3 aksi perampokan di Samarinda. Salah satunya, aksi perampokan Rp 600 juta di Jalan Panglima Batur, Samarinda.
Tim Jatanras gabungan Polda Kalimantan Timur, Polresta Samarinda, dan Polda Sulawesi Selatan, dini hari tadi meringkus terduga perampok, R (34), di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Diduga, R terlibat 3 aksi perampokan di Samarinda. Salah satunya, aksi perampokan Rp 600 juta di Jalan Panglima Batur, Samarinda.
Keterangan diperoleh merdeka.com, penangkapan oleh tim Jatanras gabungan itu dilakukan sekira pukul 02.30 Wita dini hari tadi, di rumah R, kawasan Turatea, Jeneponto. Tidak ada perlawanan ketika R digerebek di rumah, yang juga ditinggali istrinya itu.
Sebelumnya, kepolisian mendapat titik terang keberadaan terduga pelaku, kabur ke Sulawesi Selatan, usai beraksi melakukan perampokan nasabah bank, yang terjadi Selasa (22/1) pagi lalu, di Samarinda. Uang tunai Rp 600 juta raib, dibawa 4 orang kawanan perampok.
Belakangan, diduga, R terlibat 2 aksi pencurian lain, di Samarinda, yang terjadi di bulan Januari 2019 lalu. Di antaranya, uang tunai Rp 59 juta yang disimpan di dalam mobil, di Jalan Pahlawan, di hari yang sama, Selasa (22/1) bermodus ban kempes.
Kendati belum bersedia merinci keterlibatan R dalam serangkaian aksi perampokan di Samarinda, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, membenarkan penangkapan terduga perampok R itu.
"Iya, benar. Yang ditangkap itu, yang kasus Rp 59 juta," kata Sudarsono, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (5/2).
Ditanya lebih jauh terkait dugaa R terlibat aksi kejahatan jalanan lainnya, seperti perampokan Rp 600 juta yang melukai korbannya hingga terluka parah, Misyanto (32), Sudarsono belum bersedia merinci panjang lebar.
"Nanti dulu, saya belum lapor Kapolres. Iya, yang pasti tim masih di sana (Sulawesi Selatan)," ujar Sudarsono.
Diketahui, 4 perampok beraksi Selasa (22/1) pagi, sekira pukul 10.30 Wita. Misyanto (32), mengalami luka bacok di kepala, lengan kiri dan kakinya, saat mobil diparkir di depan sebuah hotel, Jalan Panglima Batur, Samarinda. Uang Rp 600 juta, raib dibawa kabur kawanan perampok. Sedangkan Misyanto, dirawat di IGD RSUD AW Syachranie Samarinda.
Baca juga:
Residivis Kasus Perampokan Dibekuk Saat Sembunyi di Rumah Selingkuhan
Terbangun Karena Anak Menangis, Ibu Ini Langsung Dicekik dan Dipukuli Perampok
Dibacok Perampok, Misyanto Menderita Patah Tangan dan Tulang Tengkorak
Modus Ban Kempes, Perampok Gasak Rp 70 Juta Milik Pengusaha di Samarinda
Kawanan Perampok di Samarinda Bacok Misyanto dan Gasak Uang Rp 600 Juta