Polisi Pukul Mundur Perusuh di Jalan KS Tubun Sejauh 1 Kilometer
Polisi awalnya memilih bertahan dengan bermodalkan tameng dan helm. Namun setelah mendapat komando dari sang komandan pasukan, polisi bersama-sama maju memukul mundur massa ke arah Tanah Abang.
Polisi memukul mundur massa yang berada di Jalan KS Tubun, sekitar Pukul 19.45 WIB. Sebelumnya, massa terus memprovokasi polisi dengan melempar batu, kayu dan petasan.
Polisi awalnya memilih bertahan dengan bermodalkan tameng dan helm. Namun setelah mendapat komando dari sang komandan pasukan, polisi bersama-sama maju memukul mundur massa ke arah Tanah Abang.
"1, 2, 3, maju semua, maju.. maju," kata polisi yang diikuti para pasukan maju untuk memukul mundur perusuh, Rabu (22/5).
Pantauan merdeka.com, massa dipukul mundur kurang lebih hingga sejauh satu kilometer. Pedih gas air mata sangat menyengat di lokasi bentrok antara massa dan polisi.
Sejumlah polisi tampak luka-luka tengah dirawat di wisma, sekitar KS Tubun. Setidaknya ada delapan polisi terluka. Tampak petugas mengalami luka di bagian kepala, kaki dan tangan.
Ratusan polisi masih berjaga-jaga di kawasan Jalan KS Tubun. Mereka personel gabungan dari Polda Bali, Sumbar, Jambi dan Jatim diperbantukan untuk mengawal pengamanan aksi 22 Mei.
Baca juga:
Hendak Berangkat Aksi Demo 22 Mei, Belasan Remaja dari Sukabumi Diamankan
Di Tengah Suasana Aksi, Demonstran dan Polisi Sempat Buka Puasa Bersama
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Pukul Mundur Massa di Slipi
Massa Aksi di Depan Gedung Bawaslu Mulai Ricuh
Polisi Salat Magrib Berjemaah di Tengah Tugas Pengamanan