Polisi Periksa Pihak Sekolah Terkait Tewasnya Lima Pelajar di Baduy
Dia mengatakan, berdasarkan hasil keterangan sementara bahwa setiba di kawasan wisata baduy sekira pukul 12:00 WIB. Sejumlah pelajar pergi menuju sungai untuk berenang. Mereka berenang tanpa seizin gurunya.
Pihak sekolah SMP Budaya 3 Duren Sawit diperiksa kepolisian terkait peristiwa meninggalnya lima siswa saat berlibur di kawasan wisata adat baduy. Mereka tewas tenggelam di Sungai Ciujung Desa Kanekes, Kecamatan Leuwiudamar, Kabupaten Lebak, Banten.
"Pihak sekolah dan penyelenggara kita periksa dulu," kata Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto saat dikonfirmasi, Jumat (25/10).
Dia mengatakan, berdasarkan hasil keterangan sementara bahwa setiba di kawasan wisata baduy sekira pukul 12:00 WIB. Sejumlah pelajar pergi menuju sungai untuk berenang. Mereka berenang tanpa seizin gurunya.
Namun pada saat berenang, ada tiga orang yang berenang, tapi mereka tidak bisa berenang kemudian tenggelam. Lalu dua orang temannya yang berniat membantu, tapi justru ikut menjadi korban meninggal karena tenggelam.
"Sementara mandi di sungai tanpa izin," ujarnya.
Untuk diketahui, kelima jenazah pelajar asal Jakarta yakni Malvin reizen alvino, Moses imanuel baskoro, Paskaleo anesho telaumbanua, Syahrul ramadhan, Chrustiano arthur immanuel rumahorboro saat ini sudah dibawa ke RSUD dr Adjidarmo untuk dilakukan proses selanjutnya.
Baca juga:
Polisi Periksa Pihak Sekolah Terkait Tewasnya Lima Pelajar di Baduy
5 Siswa SMP Asal Tangerang Tewas Tenggelam di Sungai Wisata Adat Baduy
Lima Siswa Tenggelam di Sungai Wisata Adat Baduy Berasal dari SMP Budaya 3 Jaktim
Kapal Terbelah Dua Diterjang Ombak, Nelayan Sukabumi Hilang di Laut Tasikmalaya
Terseret Arus Sungai Denai Hingga 25 Km, Yadi Ditemukan Tewas di Laut
Hilang Sejak Kamis, Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Danau Batur