Polisi pastikan KTP dan SIM yang menyebar di sosmed bukan pelaku bom
Terkait viralnya foto KTP dan SIM yang menyebar, polisi mendatangi rumah yang berada di Cibodas. Petugas masih mendalami informasi tersebut.
Polisi memastikan KTP dan SIM warga yang menyebar di sosial media tidak terkait peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu, Rabu (24/5).
Saat ini sekitar 30 polisi dari Polres Metro Tangerang berada di RT 001 RW 01, Kampung Cibodas, Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (25/5).
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Arlon Sitinjak mengaku masih melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk memperoleh keterangan terkait informasi yang viral di media sosial tersebut.
"Kami pastikan itu bukan pelaku bom di Kampung Melayu malam kemarin," ucap Arlon.
Meski begitu pihaknya juga belum dapat memastikan apakah informasi pada KTP dan SIM yang viral itu, merupakan korban bom bunuh diri tersebut.
"Saya tidak katakan dia itu korban, tapi karena banyak diberitakan dia itu pelaku, itu bisa saya katakan bukan pelakunya," ucap dia.
Pihaknya pun masih menelusuri informasi terkait alamat yang ada pada KTP dan SIM tersebut. "Kita masih dalami, kita sedang minta data warga ke Ketua RT setempat dan akan mendatangi rumah tersebut," katanya.
Baca juga:
Kapolri naikkan pangkat 3 polisi gugur akibat bom Kampung Melayu
Selidiki pelaku bom, polisi amankan CCTV halte Transjakarta
Ini kronologi bom bunuh diri di Kampung Melayu tewaskan tiga polisi
Densus 88 gerebek rumah terduga pelaku bom Kampung Melayu di Bandung
Ini barang bukti dari lokasi bom bunuh diri Kampung Melayu
Ini daftar korban tewas dan luka bom Kampung Melayu
Bripda Yogi korban bom hanya merintih sakit saat menelepon orang tua