Polisi olah TKP di rumah Kapitra Ampera yang dilempari molotov
Aparat Polres Jakarta Selatan melakukan olah TKP di rumah mantan pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera di Tebet yang dilempari dua molotov oleh orang tak dikenal. Polisi meneliti pecahan botol dan lantai yang terbakar.
Aparat Polres Jakarta Selatan melakukan olah TKP di rumah mantan pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera di Tebet yang dilempari dua molotov oleh orang tak dikenal. Polisi meneliti pecahan botol dan lantai yang terbakar.
Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Stefanus Tamuntuan menjelaskan, peristiwa pelemparan molotov terjadi sekitar pukul 19.10 WIB, Senin (6/8) di kediaman Kapitra di Jalan Tebet Timur Dalam VIII, Jakarta Selatan.
"Terjadi pelemparan molotov berupa botol Kratingdaeng dan diberikan sumbu dan berisi bensin. Saksi Ibu (istri) Kapitra beserta pembantu mendengar suara di garasi mobil rumah. Selanjutnya mendengar suara tersebut saksi melihat keluar garasi dan didapati 2 buah botol Kratingdaeng yang ada sumbu serta berisi bensin," kata Stefanus.
Olah TKP di Kediaman Kapitra ©2018 Merdeka.com/Ronald
Saksi kemudian menghubungi Kapitra yang sedang salat di masjid. Kapitra pun langsung menghubungi Polsek Tebet.
Stefanus menambahkan, dari pemeriksaan sementara, ditemukan salah satu botol Kratingdaeng yang berisi bensin dan terdapat sumbu dalam keadaan pecah. "Jumlah molotov ada 2 buah berupa botol Kratingdaeng," ujarnya.
Hingga pukul 21.00 WIB, beberapa petugas masih memeriksa lokasi pelemparan molotov yang berada di garasi. Tampak lantai terbakar menghitam akibat ledakan salah satu molotov.
Baca juga:
Rumah eks pengacara Rizieq, Kapitra Ampera di Tebet dilempari 2 molotov
Kapitra: Ada empat pelaku pelemparan bom molotov ke rumah saya
Polisi sebut CCTV di rumah Kapitra tak rekam jelas pelempar molotov
Kapitra: Kalau saya dimolotov kemudian mati, Alhamdulillah
Polisi duga pelempar molotov ke rumah Kapitra berjumlah 2 orang