Polisi olah TKP di lokasi bentrok Kampung Pulo
Dalam bentrokan itu dua petugas mengalami luka dan masih mendapatkan perawatan medis.
Bentrokan antara aparat gabungan dengan warga di Kampung Pulo, Jakarta Timur telah mereda. Polisi pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krisna Murti yang memimpin olah TKP. Proses penyelidikan tersebut dilakukan di area bentrok, tepatnya di lokasi sekitar alat berat becko dibakar warga.
"Sabhara tarik satu pleton, bikin barisan. Kita olah TKP," kata Krisna di Kampung Pulo, Jatinegara Barat, Jakarta, Kamis (20/8).
Sementara itu puluhan aparat kepolisian Sabhara melingkar TKP. Sedangkan kedua ruas Jalan Jatinegara Barat masih belum bisa dilewati kendaraan.
Rencananya hari ini juga penggusuran akan tetap dilakukan. Baru saja didatangkan satu alat berat berupa becko lagi untuk menggantikan alat berat sebelumnya yang sudah hangus terbakar.
Di sisi lain, di lokasi bentrok masih terdapat sisa gas air mata. Akibatnya banyak warga dan aparat keamanan bersin-bersin dan matanya terasa perih.
Sementara itu, Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Umar Faroq menyatakan pihaknya sudah mengamankan 10 warga yang diduga terlibat bentrok. "Kita pengamanan dari pihak kepolisian dan TNI membackup Satpol PP. Warga anarkis kita lakukan penegakan hukum. Ada 10 yang sudah dibawa ke Polres," kata Kombes Pol Umar.
Menurutnya, orang yang diamankan akan dikenakan pasal 170 KUHP mengenai Pengeroyokan. Dalam bentrokan itu dua petugas mengalami luka dan masih mendapatkan perawatan medis.
Akibat bentrokan itu, kaca depan IGD RS Hermina pecah. Sebelumnya juga Sekolah Santa Maria Fatima hampir menjadi sasaran bentrok lantaran terjadi salah paham antar petugas dan warga. "Kita tetap berpatroli sampai benar-benar kondusif," tuturnya.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, petugas menambah dua water canon, personel, dan juga satu alat berat kembali di datangkan. Saat ini polisi masih terus melakukan sweeping ke gang-gang kecil. Beberapa yang hadir ialah Kapolda Metro Jaya Irjen Tito karnavian, Wakapolda Brigjen Nandang, Kapolres Metro Jaktim Kombes Pol Umar faroq dan Wali Kota Jaktim Bambang Musyawardana hadir untuk meninjau lokasi.(mdk/eko)