LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Minta Semua Pihak Tak Terpancing Usai 2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang

Witnu berjanji akan menindak tegas pihak yang melakukan sweeping terhadap pengendara yang menggunakan pelat nomor berasal dari Kabupaten Bone. Ia berharap warga, khususnya mahasiswa tidak terpancing isu sweeping tersebut.

2021-11-28 20:56:35
Penyerangan
Advertisement

Dua asrama mahasiswa yakni IPMIL dan KEPMI Bone diserang orang tak dikenal (OTK). Kepolisian langsung mengumpulkan sejumlah tokoh masyarakat dari Luwu Raya dan Bone untuk meredam konflik kelanjutan antara mahasiswa Luwu Raya dan Bone pascapenyerangan tersebut.

"Kami melakukan kegiatan preventif pencegahan untuk tetap menjaga Makassar ini aman dan kondusif," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Witnu Urip Laksana, di Cangkir Kopi Jalan Tupai Kota Makassar, Minggu (28/11).

Witnu berjanji akan menindak tegas pihak yang melakukan sweeping terhadap pengendara yang menggunakan pelat nomor berasal dari Kabupaten Bone. Ia berharap warga, khususnya mahasiswa tidak terpancing isu sweeping tersebut.

Advertisement

"Jadi terhadap isu ini saya menyampaikan kepada masyarakat, khususnya adik-adik mahasiswa baik itu dari Luwu Raya dan Bone yang melaksanakan pendidikan, jangan terpancing. Saya pastikan, kalau ini terjadi maka kami akan berikan tindakan," tuturnya.

Sementara terkait pelaku penyerangan, Witnu menuturkan akan melakukan tindakan tegas. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman warga Kota Makassar.

"Kami akan menindak tegas kepada oknum pelaku pada saat kejadian tadi malam maupun yang kejadian pagi," ucapnya.

Advertisement

Ketua Kerukunan Luwu Raya, Buhari Kahar Muzakkar menegaskan, kejadian nahas tersebut tidak boleh berkembang. Buhari mengimbau mahasiswa Luwu Raya jangan terprovokasi atas kejadian tersebut.

"Luwu dan Bone itu satu. Kita hentikan, jangan terprovokasi," kata Buhari.

Buhari mengatakan, Kerukunan Keluarga Luwu Raya berencana menjenguk penghuni asrama mahasiswa yang jadi korban penyerangan OTK.

Ketua Kerukunan Keluarga Bone, Andi Syahri Wijaya, juga meminta penyerangan asrama mahasiswa itu tidak berlanjut.

"Kami imbau mahasiswa tunggu dulu secara seksama pihak berwajib menangani kasus ini bagaimana sebenarnya," ucapnya.

Baca juga:
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang OTK Bertopeng, Satu Orang Luka Serius
Gara-Gara Pohon Jengkol, Petani di Musi Rawas Rusak Mobil Tetangga
Rumah Polwan di Medan Diserang Puluhan Orang, Seorang Polisi Dibacok
Puluhan Selongsong Peluru Ditemukan di Lokasi Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat
Pospol di Aceh Barat Diduga Ditembaki Pakai AK-47, Tak Ada Polisi Terluka

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.