Polisi minta penusuk Pratu Galang menyerah
Kabarnya para pelaku terekam kamera pengawas.
Pelaku penusukan yang menewaskan anggota TNI AD, Pratu Galang, hingga kini belum tertangkap. Polisi meminta pelaku menyerahkan diri.
"Harapan kami bahwa pelaku ini bisa menyerahkan diri, dan mengikuti proses hukum yang berlaku," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (9/6).
Pratu Galang pada Minggu (5/6) dini hari menjadi korban kejahatan jalanan di Kota Bandung. Pratu Galang meninggal usai ditusuk beberapa kali di bagian punggung oleh anggota gerombolan bermotor. Usai tubuhnya ambruk tak berdaya, pelaku meninggalkan Galang.
Galang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dustira, Cimahi, buat mendapatkan perawatan. Namun nyawanya tak tertolong.
Yusri menyatakan, tim khusus gabungan dari Polda Jabar dan Polrestabes Bandung sudah dibentuk buat memburu para pelaku, yang terekam di salah satu kamera pengawas ini.
"Dari tujuh titik CCTV. Satu yang tertangkap gambar. Saat dibuka memang ada 20 motor. Kejadiannya jam dua malam," ujar Yusri.
Selain barang bukti, polisi juga sudah memeriksa tiga saksi mengungkap insiden berdarah itu.
"Tiga saksi sudah dilakukan pemeriksaan," tutup Yusri.
Baca juga:
Usai temui teman, Pratu Galang dicegat dan ditusuk kawanan bermotor
TNI AD desak polisi ungkap penusuk Pratu Galang hingga tewas
Polisi dan TNI kejar pelaku penusukan Pratu Galang
Anggota TNI tewas ditusuk di Bandung, Deddy Mizwar merasa ngeri