Polisi minta Kemenkominfo hapus video-video rasis Ki Gendeng
Polisi minta Kemenkominfo hapus video-video rasis Ki Gendeng. Polda Metro Jaya saat ini tengah bekerjasama dengan Kemenkominfo untuk menghapus konten rasis yang dibuat Ki Gendeng Pamungkas di sejumlah media sosial. Pria 69 tahun itu membuat rekaman video rasis dan mempostingnya ke sejumlah media sosial.
Polda Metro Jaya saat ini tengah bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk menghapus konten rasis yang dibuat Ki Gendeng Pamungkas di sejumlah media sosial. Pria 69 tahun itu membuat rekaman video rasis dan mempostingnya ke sejumlah media sosial.
"Kami sudah koordinasi dengan Kemenkominfo. Jadi kita tunggu saja hasilnya," kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5).
Mantan Kapolres Jakarta Selatan ini menyebutkan, Ki Gendeng membuat video dengan durasi 55 detik. Di mana video tersebut berisikan penggunaan yang berbau rasis.
"Dia sudah buat kemudian disebarluaskan sendiri ke YouTube, Twitter, dan Facebook," ujarnya.
Barang bukti Ki Gendeng Pamungkas ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago
Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terkait tindakan paranormal ini. Pihaknya juga akan memeriksa kondisi kejiwaan Ki Gendeng Pamungkas.
"Soal kondisi kejiwaannya, nanti nunggu hasil pemeriksaan dari dokter dan psikiater," pungkas Wahyu.
Dalam penangkapan di rumah Ki Gendeng, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit ponsel, jaket jeans dengan tulisan Fight Againts China, 67 kaos atau baju dengan berbagai tulisan anti-China, 1 topi Front Pribumi warna hitam, 1 bangku, 4 pisau sangkur, 2 air softgun, sejumlah stiker dan badge dengan tulisan anti-China, recorder CCTV, dan kartu identitas tersangka.
Akibat perbuatannya, Ki Gendeng Pamungkas dijerat dengan Pasal 4 huruf b jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP tentang Perbuatan Menunjukkan Kebencian karena Perbedaan Ras dan Etnis.
Baca juga:
Ditangkap polisi karena isu SARA, Ki Gendeng Pamungkas tak menyesal
Sejumlah band boikot konser metal yang dihelat Ki Gendeng Pamungkas
Sebarkan SARA, petisi ini laporkan Ki Gendeng Pamungkas ke Menkumham
Dukung KPK, warga Bogor tanda tangan di mobil Ki Gendeng Pamungkas
5 Cerita santet Ki Gendeng Pamungkas