Polisi Masih Waspadai 2 Sepeda Motor di Lokasi Bom Bunuh Diri Medan
Terkait potongan tubuh yang ditemukan oleh Densus di lapangan. Nantinya akan dilakukan penyocokan DNA dengan orang tua pelaku.
Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror masih terus bekerja di lapangan atau Polrestabes Medan, Sumatera Utara atas bom bunuh diri yang dilakukan oleh Rabbial Muslim Nasution alias RMN (24). Kejadian bom bunuh diri tersebut dilakukan pada pukul 08.45 Wib.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya mencurigai beberapa kendaraan roda dua yang berada di lokasi terjadinya ledakan bom bunuh diri.
"Masih ada beberapa kendaraan roda dua yang dicurigai," kata Dedi saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/11).
Selain itu, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara. Pihaknya telah mendapatkan sejumlah barang bukti seperti irisan kabel, baterai 9 volt dan plat besi.
"Beberapa barang yang diamankan dan jenis bom masih didalami, ada baterai 9 volt, plat besi, metal. Kemudian ada sejumlah paku cukup banyak dalam berbagai ukuran. Kemudian ada irisan kabel, nanti akan didalami. Ada potongan kabel juga cukup besar didalami, kemudian ada tombol switch on-off," sebutnya.
Lalu, terkait potongan tubuh yang ditemukan oleh Densus di lapangan. Nantinya akan dilakukan penyocokan DNA dengan orang tua pelaku.
"Ada potongan tubuh, ini juga nanti untuk memperkuat identifikasi terhadap pelaku. Pengungkapan sidik jari, nanti dikuatkan lagi dengan tes DNA, akan disandingkan dengan kedua orang tua pelaku," ujarnya.
Baca juga:
Bomber Polrestabes Medan Kenakan Jaket Ojek Online buat Penyamaran
Ledakan di Polrestabes Medan, Pelaku Diduga Lilitkan Bom di Tubuh
Bom Meledak di Medan, Polisi Perketat Pengamanan Objek Vital di Bali
Bom Meledak di Medan, Personel Polres Bekasi Dilengkapi Helm dan Rompi Antipeluru
Bom di Polrestabes Medan, Edy Rahmayadi Minta Warga Sumut Tetap Tenang
Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lone Wolf