Polisi masih selidiki motif Bripka Jeremy tembak diri
"Saya kaget saat mendengar dia tewas, yang saya tahu dia sangat baik. Kok bisa nekat bunuh diri."
Bripka Jeremy ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Kusen 1 rt 6/2 no 2 Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Jeremy diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara menembakkan senjata api ke kepala bagian kanan.
Kapolsek Pulogadung Kompol Herry Purnomo mengatakan, saat ini petugas gabungan Polsek Pulogadung dan Polres Jakarta Timur masih melakukan pemeriksaan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Masih dalam penyelidikan, kami masih melakukan pemeriksaan baik saksi maupun tempat kejadian," ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/5).
Sementara itu, tetangga Jeremy, Kissinger Tambunan (40) mengatakan, Jeremy ditemukan tewas dengan posisi tubuh terlentang. Saat itu ditemukan juga senjata api yang berada di sampingnya.
"Kebetulan saya tadi sempat membantu evakuasi. Saat itu korban posisi terlentang dan ada pistol di sampingnya," ujarnya.
Menurutnya, Jeremy adalah sosok polisi yang baik dan sangat disiplin. Kissinger pun terkejut jika rekannya bisa melakukan perbuatan nekat seperti itu.
"Saya kaget saat mendengar dia tewas, yang saya tahu dia sangat baik. Kok bisa nekat bunuh diri," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Bripka Jeremy Manurung (35) seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polda Metro Jaya ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya di jalan Kusen 1 RT 6 RW 2 No 2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.
Endang (45) Ketua RT 6 mengatakan Jeremy ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi. Ia menambahkan sang istri bernama Yuli (30) tahun saat tiba di rumah dengan keadaan terkunci.
"Istrinya pulang ke rumah, rumahnya dalam keadaan terkunci. Lalu dia buka pake kunci miliknya tidak bisa karena ada yang ngunci di dalam," ujar Endang kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (24/5).
(mdk/ren)