Polisi masih selidiki kepemilikan mortir yang meledak di KBB
Polres Cimahi masih mendalami bahan peledak yang biasa digunakan di medan perang itu.
Kepolisian masih menyelidiki kepemilikan mortir yang meledak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Polres Cimahi masih mendalami bahan peledak yang biasa digunakan di medan perang itu.
"Jadi masih diselidiki kami (mortir yang dimiliki Budi berasal dari mana)," kata Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi pada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (1/5). Mortir itu diketahui milik Budi Farmasi (27) yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Ledakan dari mortir itu terjadi disebuah rumah di Kampung Jambudipa, RT01/RW01, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ledakan yang mengejutkan warga sekitar pada Minggu (30/4) pukul 14.00 WIB itu menyebabkan satu orang tewas. Adapun korban luka berat yakni, Hendri (25).
Rumah yang meledak itu mengakibatkan kerusakan dibeberapa bagian. "Ledakan diduga berasal dari barang rongsokan berbentuk mortir," bebernya.
Unit jibom pasca ledakan sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa barang bukti berupa mortir juga sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
(mdk/hrs)