LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi masih buru 1 pencuri MacBook milik Staf Kepresidenan

Polisi telah menangkap lima pencuri dan dua penadah MacBook milik seorang pegawai Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Satu pencuri lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

2018-07-08 14:47:24
Pencurian
Advertisement

Polisi telah menangkap lima pencuri dan dua penadah MacBook milik seorang pegawai Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Satu pencuri lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

"Satu masih DPO atas nama Buyung," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta melalui keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Nico menuturkan, komplotan pencuri modus kempis ban ini berjumlah enam orang. Lima di antaranya yakni Ramalia alias Ramli (kapten), Suhemi alias Toing, Komar alias Abdul, Dany, dan Ahmad Mahmudi berhasil ditangkap Jumat 6 Juli 2018.

Advertisement

Ramli tewas ditembak saat penangkapan lantaran berusaha melawan dengan cara merebut senjata petugas. Sementara tiga lainnya terpaksa dilumpuhkan kakinya karena berupaya kabur.

Polisi kemudian mengembangkan ke penadah yang menerima hasil barang curian tersebut. Dua orang berhasil ditangkap, yakni Ade Junaidi dan Heru Astanto.

Saat dilakukan pengembangan, tersangka Heru berusaha kabur dengan menyerang petugas. Petugas kemudian memberikan tindakan tegas terukur hingga akhirnya tersangka tewas.

Advertisement

Dalam operasi penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk beraksi dan hasil kejahatan. Barang bukti tersebut antara lain, empat sepeda motor dan 11 ponsel.

Sebelumnya, staf KSP bernama Armedya Dewangga menjadi korban pencurian modus kempis ban di kawasan Tamansari, Jakarta Barat pada 8 Juni 2018. Pelaku berhasil membawa tas yang berisi di antaranya laptop dan sejumlah hardisk.

Kepala KSP Jenderal Purnawirawan TNI Moeldoko memastikan, tidak ada dokumen rahasia negara pada laptop atau hardisk milik anak buahnya yang dicuri.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sudah sebulan Polisi belum tangkap pencuri tas staf kepresidenan
Kapolres Jakbar: Tenaga ahli KSP bukan dibegal tapi modus kempes ban
Polisi sebut staf KSP bukan dibegal, tapi buat laporan kehilangan barang
Stafnya dibegal, Moeldoko pastikan tak ada dokumen rahasia negara yang hilang
Kasak kusuk cawapres Jokowi di balik mundurnya Moeldoko dari Hanura
Moeldoko tegaskan Kantor Staf Kepresidenan tak terlibat politik praktis

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.