LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Jelaskan Kronologi Kericuhan Suporter Laga PSIS Semarang vs Persis Solo

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan rusuh suporter saat pertandingan lanjutan sepak bola BRI Liga 1 antara PSIS Semarang melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Kericuhan terjadi di luar stadion.

2023-02-17 20:59:20
sepakbola indonesia
Advertisement

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan rusuh suporter saat pertandingan lanjutansepak bola BRI Liga 1 antara PSIS Semarang melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Kericuhan terjadi di luar stadion.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menjelaskan kronologi kericuhan tersebut. Irwan mengatakan, sebelum pertandingan dilaksanakan technical meeting yang memutuskan bahwa laga PSIS melawan Persis dilaksanakan tanpa adanya penonton.

"Pertimbangannya, dari sisi security access, keamanan, kita punya sejarah dengan Solo. Pada saat pertandingan Solo kemarin itu suporter Semarang mengalami penyerangan ketika kembali dari pertandingan. Nah peristiwa ini kemudian menjadi pemicu suara-suara di kalangan suporter Semarang akan melakukan balasan ketika suporter Solo menuju Semarang," kata Irwan kepada wartawan, Jumat (17/2).

Advertisement

Penonton Merangsek Masuk

Menurut Irwan, beberapa pertimbangan lain melihat momen pertandingan yang sempat diadakan dengan suporter. Namun massa dari Solo kemudian diketahui berangkat menggunakan sepeda motor.

"Selanjutnya pertimbangan lain adalah saat pertandingan Semarang melawan Persib Bandung itu pintu stadion ini dibobol oleh adik-adik yang ada di suporter Kota Semarang. Nah kembali peristiwa hari ini tadi sebagaimana teman-teman tahu ada desakan keinginan yang dilakukan oleh penonton dari Semarang ingin menyaksikan secara langsung, namun kita sudah sampaikan bahwa pertandingan ini tanpa penonton," ujar dia.

Advertisement

Irwan memastikan, suporter yang berupaya masuk tidak satu pun yang memiliki tiket. Suporter yang merangsek masuk tanpa tiket itu menjadi pertimbangan polisi dilakukan penyekatan agar massa tidak masuk ke areal lapangan.

"Nah peristiwa tadi itu setelah ada dorongan massa, itu peristiwanya di luar stadion ya, bahkan luar stadion. Massa kemudian mencoba masuk ke dalam stadion tanpa tiket. Beberapa pertimbangan dan apa akibatnya kalau ini memaksa masuk penonton. Namun apa yang disampaikan terabaikan dari adik-adik suporter," ujar dia.

Alasan Penggunaan Gas Air Mata

Irwan menegaskan bahwa penggunaan gas air mata tidak terelakkan. Polisi telah berupaya berbagai pendekatan hingga akhirnya mengambil langkah terakhir.

Namun ketika serangan suporter terhadap polisi semakin brutal gas air mata akhirnya diluncurkan. Kericuhan itu terjadi di luar stadion.

"Gas air mata itu kan tahapan. Gas air mata itu setelah upaya-upaya kepolisian dilakukan sebelum itu. Diperingatkan secara lisan kemudian diingatkan melalui sound-sound yang kita miliki, mobil pengurai massa, kemudian diingatkan berkali-kali bahkan ketika ada lemparan-lemparan ke arah petugas itu juga masih diingatkan," kata Irwan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.