Polisi Ingatkan Ustaz Rahmat Baequni Tidak Sebar Hoaks Lagi Saat Ceramah
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) tidak menahan ustaz Rahmat Baequni, tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks. Selain itu, polisi juga mempersilakan Rahmat Baequni untuk kembali berdakwah selama ia tidak mengulangi perbuatannya.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) tidak menahan ustaz Rahmat Baequni, tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks. Selain itu, polisi juga mempersilakan Rahmat Baequni untuk kembali berdakwah selama ia tidak mengulangi perbuatannya.
"Semua para tersangka yang ditangani oleh kita dan tidak dilakukan penahanan itu tidak boleh menghilangkan barang bukti, melarikan diri, mengulangi perbuatannya atau melakukan perbuatan baru," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Bandung, Kamis (27/6). Dikutip dari Antara.
Namun jika Rahmat mengulangi perbuatannya atau melakukan tindak pidana baru, polisi tidak akan segan untuk menegakkan hukum secara profesional.
"Kita sesuai koridor aspek hukum. Aspek hukum yang diterapkan pasalnya apa atau itu pidana baru," terang dia.
Rahmat rencananya akan melakukan ceramah di Masjid Al Amin pada 2 Juli 2019 dengan tema 'Masjid sebagai Benteng Aqidah Umat' sesuai dengan sebaran yang beredar.
Menanggapi hal tersebut, Trunoyudo mengatakan pihak kepolisian mempersilakan Rahmat dalam melakukan ceramah selama tidak kembali menyebarkan hoaks.
"Ya tidak apa-apa, asalkan tidak mengulangi perbuatan," kata dia.
Sebelumnya, Baequni ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa oleh Ditreskrimsus Polda Jabar sejak diamankan pada Kamis (20/6) malam. Ia diperiksa karena terjerat kasus dugaan penyebaran hoaks terkait Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur karena diracun.
Atas perbuatannya, Baequni terancam hukuman di atas lima tahun penjara dengan disangkakan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946, dan juga Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 yaitu UU ITE dan atau pasal 207 KUHP pidana.
Baca juga:
Ustaz Rahmat Baequni Mengaku Ceramah Soal Petugas KPPS Diracun Permintaan Jemaah
Polisi Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Berkat Info dari Netizen
Ceramah Petugas KPPS Diracun, Ustaz Rahmat Baequni Jadi Tersangka
Ustaz Rahmat Baequni Ditangkap Polda Jabar
Polisi Tangkap Rahmat Baequni Terkait Kasus Hoaks Petugas KPPS Tewas Diracun