Polisi endus penyelundupan sabu 1,6 ton asal Taiwan melibatkan WNI
Polisi endus penyelundupan sabu 1,6 ton asal Taiwan melibatkan WNI. Polisi masih menyelidiki keterlibatan WNI itu.
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri masih menelusuri pihak terkait penyelundupan sabu 1,6 ton di perairan Batam, Kepulauan Riau. Wakil Direktur Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Halomoan Siregar mengatakan, ada kemungkinan keterlibatan WNI dalam kasus ini.
"Ada kemungkinan orang Indonesia atau orang asing jadi tahap penyidikan kami nanti lakukan gelar perkara sehingga kami tahu posisi lengkap dari jaringan ini," kata Krisno di kantor Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta, Sabtu (24/2).
Untuk membuktikan dugaan itu, kata Krisno, pihaknya masih melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan dari empat WNA yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Selain itu, Krisno mengakui pengungkapan kasus narkoba memang sulit. Sebab, para bandar narkoba kerap memakai sistem koordinasi yang rumit.
"Narkoba itu sistem terputus yang complicated. Jadi ada beberapa layer layer lagi bisa sampai pada master mind tergantung dari hasil penyidikan," tegasnya.
Saat ini, empat tersangka telah ditahan di Kantor Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri guna proses penyidikan. Penyidik ingin berkas penyidikan segera rampung. Mereka adalah Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43) yang merupakan nahkoda Kapal dan Liu Yin Hua (63).
Belum lama ini tepatnya pada Selasa (20/2), Polri bersama Bea Cukai mengungkap kapal Taiwan berbendera Singapura yang menyelundupkan 1,6 ton narkotika jenis sabu di perairan Batam, Kepulauan Riau.
Baca juga:
Modus penyelundupan sabu 1,6 ton, dari kapal besar ke kapal kecil
Polisi duga pengendali sabu 1,6 ton berada di China
Tiba di Jakarta, WNA tersangka penyelundup sabu 1,6 ton mengamuk
Kapolri sebut ada penangkapan baru kapal diduga bawa narkoba
Kapal berbendera Taiwan ditangkap, diduga ada narkoba jumlah besar
Tim gabungan masih periksa kapal Win Long diduga angkut sabu di Batam
Lanjutkan penggeledahan, tim gabungan cari narkoba di kapal Win Long