Polisi duga Tito Kei ditembak pembunuh bayaran
"Kalau benar pembunuh bayaran kita harus cari tahu dari pelaku, dia menembak atas perintah siapa," kata AKBP Helmy.
Penembak Tito Refra Kei disinyalir bukanlah orang sembarangan. Jika melihat cara kerjanya, polisi menduga pelaku adalah orang terlatih.
"Kalau kemungkinan (pembunuh bayaran) bisa-bisa saja, kan masih kemungkinan dan itu yang sedang kami dalami," ujar Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmi Santika, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/6).
Menurut Helmi, jika memang pelaku adalah pembunuh bayaran, sudah tentu mereka bekerja untuk pihak tertentu. "Kalau pun memang benar pembunuh bayaran kita harus cari tahu dari pelaku, dia menembak korban atas perintah siapa," katanya.
Seperti diketahui, adik kandung John Kei itu ditembak orang tak dikenal ketika sedang bermain domino bersama teman-temanya yaitu Gerry, Han, dan Petrus, pada Jumat (31/5). Di warung kopi milik Ratim yang juga menjadi korban penembakan malam itu.
Tito Kei tewas dengan luka tembak di mata bagian kanan bawah. Sedangkan Ratim menderita luka tembak di bagian dada kiri.(mdk/did)