Polisi duga Subarna Ega, tukang las gudang kembang api tewas
Penyidik dan tim DVI juga telah mendatangi TKP dan melakukan rekonstruksi bersama saksi. Hal itu dilakukan guna menyesuaikan keterangan yang diberikan saksi dengan hasil tim labfor.
Dari 45 korban tewas dalam kebakaran gudang penyimpanan mercon di Kosambi, Tangerang, sejauh ini tim DVI RS Polri telah berhasil mengidentifikasi 39 korban. Dan enam jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
Salah satu tersangka dalam kasus kebakaran itu, Subarna Ega yang bekerja sebagai tukang las di pabrik mercon hingga kini belum diketahui keberadaannya. Polisi menduga Subarna Ega tewas dalam kejadian nahas itu.
"Ega diduga meninggal dunia, tapi masih kami cocokkan data dari pihak keluarga," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, Rabu (8/11).
Nico mengatakan dari enam jenazah yang belum teridentifikasi, keluarga yang belum menyerahkan data antemortem agar segera mendatangi Pusat Data Antemortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sehingga enam jenazah bisa segera teridentifikasi.
"Kami harap enam lainnya dalam waktu dekat. Keluarga bisa datangi rumah sakit dan berikan data-data antemorten dan DNA," jelasnya.
Penyidik dan tim DVI juga telah mendatangi TKP dan melakukan rekonstruksi bersama saksi. Hal itu dilakukan guna menyesuaikan keterangan yang diberikan saksi dengan hasil tim labfor.
Nico menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan penertiban pada pabrik yang di dalamnya menyimpan bahan berbahaya. Pihak pabrik diminta menyimpan barang berbahaya itu dengan baik untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
"Kami operasi juga ke perusahaan kembang api," tambahnya.
(mdk/rhm)