LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi duga kuat Ismail bunuh diri dengan kawat jemuran

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menyatakan Ismail (30) diduga kuat tewas karena bunuh diri. Hal ini berdasarkan keterangan para saksi juga hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menyebutkan tidak ada barang pribadi korban yang hilang.

2017-12-20 21:01:00
Bunuh diri
Advertisement

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menyatakan Ismail (30) diduga kuat tewas karena bunuh diri. Hal ini berdasarkan keterangan para saksi juga hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menyebutkan tidak ada barang pribadi korban yang hilang.

"Ya jelas itu dalam keadaan terkunci, rumahnya rapat-rapat. Jadi ada kemungkinan memang dugaan kuat bunuh diri. Enggak ada (barang hilang), itu dikunci dari dalam," ujarnya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/12).

Menurutnya, dari keterangan dokter forensik, dugaan kuat bunuh diri. "Karena ini (kawat) di atas. Kalau dia dibunuh ikatannya lebih dari satu," katanya.

Advertisement

Meski demikian, polisi masih melanjutkan penyelidikan. Polisi bakal tetap mencari kemungkinan lain.

"Kita cari kemungkinan lain (dibunuh atau bunuh diri) tetap kami lidik," ujarnya.

Sebelumnya, warga Komplek Rasa Sayang, Grogol, Pertambahan, Jakarta Barat geger atas adanya penemuan mayat pria bernama Ismail (30) di dalam kontrakannya. Mayat itu ditemukan pada Senin (18/12) kemarin sore.

Advertisement

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi leher terlilit kabel oleh warga. Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

"Ditemukan adanya jeratan kawat gantungan baju pada leher korban, diduga korban meninggal dunia karena gantung diri," ujar Argo, Selasa (19/12).

Mayat Ismail saat itu mengenakan sweater panjang warna merah dalam posisi sudah tertelungkup.

"Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum," kata Argo.

Baca juga:
Hilang sepekan, pensiunan polisi ditemukan tewas busuk di rumah kontrakan
Jarang terjadi, Jepang hukum gantung dua pembunuh dalam sehari
Istri tewas dicekik suami usai menolak berhenti kerja di tempat karaoke
Nasib tragis diplomat cantik Inggris diperkosa dan dibunuh sopir Uber
Dukun pengganda uang dalang pembunuhan berantai di Batang

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.