Polisi Diminta Jamin Keamanan Warga dan Tangkap Dalang Kerusuhan di Yahukimo
Baidowi berharap dalam menangani kasus tersebut aparat hukum dan keamanan juga perlu memperhatikan hal-hal sensitif, agar kerusuhan tidak meluas. Karena kerusuhan pada awalnya terjadi di rumah ibadah dan dilakukan oleh kelompok suku tertentu.
Aparat penegak hukum diminta menjamin keamanan warga Distrik Dekai, Yahukimo, Papua. Permintaan tersebut buntut kerusuhan beberapa waktu lalu.
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, mengatakan jaminan keamanan itu untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dari warga sipil.
Baidowi juga meminta tindakan tegas perlu diperlihatkan untuk para oknum, yang sengaja menyulut kerusuhan dan mengambil keuntungan dari situasi dan kondisi yang tak kondusif saat ini.
"Saat ini di tanah Papua sedang digelar PON XX. Jangan sampai kasus di Yahukimo mengganggu perhelatan olahraga nasional tersebut dan menciderai semangat sportifitas para atlet yang berjuang untuk meraih prestasi," kata Baidowi menegaskan. Demikian dikutip dari Antara, (4/10).
Baidowi berharap, aparat hukum perlu menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan Yahukimo dan meluruskan semua berita bohong atau hoaks yang sengaja dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyulut permusuhan dan kebencian.
Baidowi menyatakan, kerusuhan di Yahukimo menewaskan sedikitnya enam korban jiwa. Kerusuhan itu berpotensi ditunggangi oleh kelompok separatis dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang ingin merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baidowi berharap dalam menangani kasus tersebut aparat hukum dan keamanan juga perlu memperhatikan hal-hal sensitif, agar kerusuhan tidak meluas. Karena kerusuhan pada awalnya terjadi di rumah ibadah dan dilakukan oleh kelompok suku tertentu.
"Sehingga dengan kehati-hatian namun tetap mengedepankan proses hukum yang adil tersebut, tidak memperluas kerusuhan pada isu SARA yang berpotensi semakin dimanfaatkan oleh KNPB dan kelompok separatis lainnya," harap Baidowi.
Baca juga:
Perang Antar Suku di Yahukimo, 6 Orang Tewas, Seribu Warga Mengungsi
Petugas Gabungan Kembali Tangkap 5 Pembunuh TNI di Maybrat, Total Jadi 7 Orang
Kontak Tembak dengan KST di Kiwirok, Anggota Satgas Nemangkawi Luka di Dada
Petugas Gabungan Tangkap 2 Pembunuh 4 Prajurit TNI di Posramil Kisor Maybrat
Perintah Kasad Andika ke Pangdam Kasuari soal Kekuatan Prajurit & Senjata di Papua
Komnas HAM Sebut Aksi KKB di Kiwirok Berciri Teroris