Polisi dan TNI Disebar ke Seluruh Stasiun di Depok Tanggal 22 Mei
Polresta Depok akan menyebar personel di seluruh stasiun yang ada di Depok. Penjagaan dimulai dari Stasiun Bojong Gede sampai Stasiun Universitas Indonesia (UI). Di Depok ada enam stasiun yang akan dijaga.
Polresta Depok akan menyebar personel di seluruh stasiun yang ada di Depok. Penjagaan dimulai dari Stasiun Bojong Gede sampai Stasiun Universitas Indonesia (UI). Di Depok ada enam stasiun yang akan dijaga.
"Mulai dari Bojong Gede, Citayam, Depok, Depok Baru, Pondok Cina dan UI. Kami jajaran polres bersama unsur TNI akan melakukan kegiatan pengamanan," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Selasa (21/5).
Pihaknya bersama unsur TNI akan memastikan keamanan. Bagi warga yang hendak bergabung aksi di Jakarta, diimbau tidak membawa barang berbahaya. "Masyarakat yang berangkat ke Jakarta itu benar-benar steril tidak membawa barang berbahaya dan dilarang," paparnya.
Kekuatan personel penuh akan dikerahkan besok. Sehingga situasi diharapkan bisa kondusif. Stasiun menjadi titik fokus pengamanan karena merupakan salah satu moda transportasi yang banyak digunakan massa pada aksi terdahulu.
Tak hanya di Stasiun, sejumlah lokasi lainnya yang menjadi titik kumpul massa yang hendak berangkat ke Jakarta pun tak akan luput dari pengamanan pihaknya.
"Titik kumpul keberangkatan seperti stasiun, kemudian di lokasi-lokasi lainnya terus kami monitor. Angkutan umum juga seperti beberapa waktu yang lalu. Namun sebagian besar di stasiun maka kami gelar personel, mulai dari Stasiun Bojong Gede, Citayam, Depok Lama, Depok Baru, Pondok Cina, UI, itu semua kita gelar dan mengidentifikasi masyarakat yang akan berangkat," bebernya.
Dia meminta kepada masyarakat yang akan mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta agar senantiasa menaati peraturan. "Kami mengimbau untuk melakukan hal yang positif tidak melanggar hukum, dan tidak ada barang berbahaya yang dibawa agar tetap kondusif," pungkasnya.
Baca juga:
Posting Status Provokatif, Seorang Pria di Sidoarjo Diamankan Polisi
Polri Tegaskan Massa Aksi Tak Boleh Menginap di Depan Bawaslu
Jalan Depan Bawaslu dan KPU Kemungkinan Ditutup Sampai 22 Mei
Jelang Aksi 22 Mei, Perbatasan sampai Pusat Keramaian di Bekasi Dijaga Polisi
Polisi Negosiasi dengan Pendemo agar Tinggalkan Bawaslu