LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi dan TNI di Sampit jaga rumah pelaku & korban pembunuhan

Hendra mengatakan, situasi Kota Sampit khususnya dan Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini kondusif, aman dan terkendali

2016-09-10 20:27:00
Pembunuhan
Advertisement

Puluhan anggota dari TNI/Polri Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menjaga ketat rumah pelaku dan korban pembunuhan.

"Pembunuhan yang terjadi pada Rabu (7/9) pukul 22.00 WIB dengan pelaku IM (17) dan korban Hendri Priwani merupakan murni tindak kriminal dan tidak ada kaitannya dengan konflik suku agama ras dan antar golongan (Sara)," kata Kapolres Kotawaringin Timur (Koim) AKBP Hendra Wirawan di Sampit, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/9).

Hendra mengatakan, pelaku IM ditangkap polisi pada Kamis (8/9) malam di sebuah rumah Jalan Pelita Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur. Penjagaan rumah pelaku dan korban dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya saling serang antar warga yang tidak terima dengan kejadian tersebut.

"Sempat terjadi insiden kecil karena salah paham, yakni terjadi perusakan sebuah toko yang dilakukan sekelompok warga, namun hal itu sudah berhasil kita cegah," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, dan polisi juga telah mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan perusakan. "Mereka sudah kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan pihak polisi," terangnya.

Hendra mengatakan, situasi Kota Sampit khususnya dan Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini kondusif, aman dan terkendali. "Tidak ada kerusuhan, Kotawaringin Timur aman. Saya minta masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing," ucapnya.

Hendra mengatakan, kedua belah pihak, yakni antara keluarga pelaku dan korban sudah sepakat untuk damai dan menyerahkan permasalahan ke aparat penegak hukum.

Pembunuhan itu sendiri terjadi bermula ketika korban mendatangi rumah pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu, namun oleh pelaku ditolak karena yang bersangkutan beralasan tidak menjual narkoba.

Korban berkeras dan memaksa, terjadilah percekcokan dan akhirnya perkelahian yang berujung tewasnya korban akibat luka sabetan senjata tajam di bagian tubuhnya. Korban tewas sekitar 100 meter dari rumah pelaku akibat kehabisan darah.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.