Polisi dalami perampokan di lingkungan rumah nenek Jeane sebelum ditemukan tewas
Sebelum peristiwa yang dialami nenek Jeane, di lingkungan perumahan itu sudah terjadi dua kali perampokan dalam kurun waktu enam bulan.
Polisi terus mendalami sebab nenek Jeane tewas. Termasuk kemungkinan pelaku adalah orang yang sama dengan perampok rumah Prabowo, tetangga nenek Jeane.
Sebelum peristiwa yang dialami nenek Jeane, di lingkungan perumahan itu sudah terjadi dua kali perampokan dalam kurun waktu enam bulan.
"Itu makanya, nanti coba kami identifikasi ya (sama atau tidak)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dihubungi, Rabu (30/5).
Indra mengaku baru mengetahui jika lingkungan rumah Jeanne itu pernah disatroni perampok. Selama ini, dia belum pernah menerima laporan terkait perampokan di sekitar rumah nenek Jeane.
"Itu juga kita belum tahu, tetangganya sudah lapor atau belum," katanya.
Untuk kasus nenek Jeane, polisi masih menyusuri rumah tiap sudut rumah korba. Sejauh ini, kata Indra, barang berharga yang turut hilang saat Jeanne ditemukan tewas adalah perhiasan.
"Baru cincin, liontin, kalung sama jam tangan. Masih seputar itu sih," jelas dia.
Seperti diketahui, pada Minggu (27/5) kemarin, Jeane (78) ditemukan tewas bersimbah darah di Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Terdapat luka di bagian dahi dan kepala korban. Diduga akibat pukulan benda tumpul.
Baca juga:
Perampok gasak HP hingga ATM sopir taksi online di Palmerah buat modal Lebaran
Terlibat perampokan dan kekerasan, 8 anggota geng motor GBR diciduk
Irfan, pemuda lawan begal Bekasi ternyata santri di Madura yang jago bela diri
Irfan yang lawan begal Bekasi: Kalau saya tak melawan, saya yang mati
Polisi klarifikasi status MIB yang lawan perampok masih saksi bukan tersangka
Bunuh begal untuk bela diri jadi tersangka, bagaimana pandangan hukumnya?
Puluhan kali beraksi di Jembatan Ampera, 4 ABG penodong warga selfie ditangkap