LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Dalami Kasus Ledakan Tabung Gas Balon di Depok

Polisi sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Ledakan tersebut terjadi ketika para karyawan melakukan isi tabung gas balon. Para pekerja dan pemilik usaha biasanya melakukan pengisian tabung gas balon di sebuah kebun kosong.

2020-09-02 22:30:00
ledakan tabung gas
Advertisement

Penyidik Polres Metro Depok saat ini masih mendalami kasus ledakan tabung balon gas yang terjadi di Kampung Kekupu Kecamatan Pancoran Mas, Depok pada Selasa (1/9) malam pukul 20.45 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia bernama Ramdani alias Dani yang merupakan karyawan usaha balon gas.

Polisi sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Ledakan tersebut terjadi ketika para karyawan melakukan isi tabung gas balon. Para pekerja dan pemilik usaha biasanya melakukan pengisian tabung gas balon di sebuah kebun kosong.

"Ditemukan juga bekas soda api di sekitar titik letak dan juga ditemukan keran pembuangan gas kemudian tim juga menemukan pipa besi yang memang digunakan untuk mengocok tabung gas nya sejauh 1,4 meter dari titik ledak," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sa'bani, Rabu (2/9).

Advertisement

Dari hasil olah TKP juga diketahui tabung gas ditemukan kurang lebih sekitar 7 meter dari titik ledakan. Kondisi tabung sudah terurai atau pecah terutama bagian bawahnya. Akibat ledakan tersebut, setidaknya tiga orang menjadi korban.

"Korban pertama itu berjarak 6,6 meter dari titik ledak itu yang luka di badan dan kemudian yang putus kakinya dan di temukan potongan kaki nya tidak jauh dari titik ledak sekitar 2 meter. Korban kedua, berjarak hanya 2,3 meter dari titik ledak dan korban ketiga 7,2 meter dari titik ledak," ujarnya.

Advertisement

Tim juga mencari keterangan keterangan saksi dari warga sekitar. Sementara korban sudah dirujuk ke rumah sakit Fatmawati. Satu orang korban meninggal dunia dan dua korban mengalami luka-luka berat.

"Dari keterangan saksi yang kami dapat usaha pengisian balon gas tersebut sudah berjalan kurang lebih setahun. Terkait masalah izin itu, tidak ada izin yang mengeluarkan kemudian memang selama setahun ini berada di tanah kosong tersebut menggunakan tanah kosong milik seseorang bukan warga situ yang memang kebetulan kosong," terangnya.

Sebelumnya usaha tersebut dilakukan di rumah kontrakan. Namun karena diprotes warga kemudian pemilik usaha memindah lokasi pengisian tabung gas ke kebun kosong.

"Awalnya dia di rumah yang rumahnya ada di posisi di tebing di atas kemudian ditegur beralih ke tanah kosong tersebut. Dari ketua lingkungan kemudian juga sudah melakukan peneguran beberapa kali kepada para pelaku usaha pengisian balon gas ini namun memang dari mereka tidak mengindahkan teguran tersebut," pungkasnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.