Polisi dalami kabar WNI tewas dalam baku tembak di Kota Marawi
Polisi dalami kabar WNI tewas dalam baku tembak di Kota Marawi. Sampai saat ini keadaan di Kota Marawi masih mencekam. Sebelumnya gerilyawan Maute yang bersimpati pada ISIS berhasil menguasai kota. Tentara Filipina pun melancarkan serangan balasan.
Seorang warga negara Indonesia berinisial AM dilaporkan tewas di Kota Marawi sebelah selatan Filipina akibat operasi militer terhadap kelompok militan Maute di Marawi, Pulau Mindanao.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan soal kabar WNI yang tewas dalam baku tembak masih diselidiki oleh kepolisian.
"Ya saya dapet info, tapi ini lagi kita dalami dulu oleh otoritas Filipina dan atase Polri di sana," terang Setyo Wasisto dalan jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (28/05).
Setyo pun menambahkan bahwa saat ini pihaknya terus berkordinasi dengan pihak pemerintah Filipina untuk mencari tau soal kabar WNI tewas dalam serangan militer tersebut.
"Mengenai perkiraan kita tidak mau berandai-andai dulu, yang penting kita sering koordinasi," ungkapnya.
Sampai saat ini keadaan di Kota Marawi masih mencekam. Sebelumnya gerilyawan Maute yang bersimpati pada ISIS berhasil menguasai kota. Tentara Filipina pun melancarkan serangan balasan.
Reporter: Septiana Patricia
Baca juga:
Duterte minta bantuan MNLF dan MILF bebaskan Kota Marawi
Terjebak konflik di Kota Marawi, 10 WNI minta dipulangkan
Keterlibatan militan Indonesia lawan militer Filipina di Marawi
Terjebak serbuan militan, warga Marawi kibarkan bendera putih
Ramadan mencekam di Marawi