LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Ciduk Seorang Kurir Narkoba Bersenjata Api di Bogor

Polisi menangkap seorang kurir narkoba bersenjata api rakitan. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, tersangka berinisial MJJ (40), warga Kota Bogor.

2023-05-05 19:49:43
Regional
Advertisement

Polisi menangkap seorang kurir narkoba bersenjata api rakitan. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, tersangka berinisial MJJ (40), warga Kota Bogor.

Bismo menuturkan, awalnya petugas mencurigai MJJ atas kepemilikan sabu. Namun ketika digeledah polisi tidak menemukan barang bukti.

"Setelah digeledah tidak ada padanya (sabu) namun kami temukan senjata api beserta peluru tajam dan magazinnya," kata Bismo dalam gelar perkara di Mapolres Bogor Kota, Kamis (5/4).

Advertisement

Bismo menjelaskan, dalam senjata api ilegal tersebut terdapat enam butir peluru aktif kaliber 9 milimeter. Kepada petugas, MJJ mengaku mendapatkan senjata tersebut dengan membeli dari media sosial seharga Rp6 juta.

"Digunakan pelaku, dibawa di pasar malam dan sebagainya untuk berjaga-jaga. Pelaku bekerja jaga di pasar malam Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Eka Candra mengatakan meski tidak ditemukan barang bukti narkotika, telah dilakukan tes urine dan hasilnya positif amfetamin atau sabu.

Advertisement

"Kalau disebut preman belum, cuma kalau hasil lidik itu, dia sering menjadi kurir narkoba," ucap Eka.

Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait pelaku. Termasuk ada tidaknya tindak pidana lain yang dilakukan karena memiliki senjata api.

"Mungkin untuk berjaga-jaga karena dia tahu dia pelaku kriminal, siapa tahu suatu saat bertemu polisi untuk berjaga-jaga atau usaha kabur. Kita masih dalami secara mendalam, karena baru ditangkap tadi pagi, si tersangka belum terlalu kooperatif," tutupnya.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.