LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi cari teman korban persekusi yang mengancam di Facebook

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan menjelaskan, kasus persekusi yang menimpa remaja PMA (15) berawal dari status Facebook yang menghina pimpinan FPI Rizieq Shihab. Dari status itu, PMA akhirnya mengalami intimidasi dari anggota FPI dan sempat dipukul.

2017-06-02 19:35:21
Persekusi
Advertisement

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan menjelaskan, kasus persekusi yang menimpa remaja PMA (15) berawal dari status Facebook yang menghina pimpinan FPI Rizieq Shihab. Dari status itu, PMA akhirnya mengalami intimidasi dari anggota FPI dan sempat dipukul.

"Ada satu orang temannya PMA (korban), yang sementara kita cari. Awalnya, dari postingan Facebook itu. Kemudian, ada seorang temannya, yang menegur, 'kamu tidak boleh menghina' dan sebagainya. Terus, minta alamatnya (korban). Begitu dikasih alamatnya, 'nanti umat Islam yang akan datangin kamu'," jelas Hendy di Polda Metro Jaya, Jumat (2/6).

"Chat temennya lewat komen," sambungnya.

Polisi masih mengusut apakah teman korban itu yang menggiring massa FPI untuk menggeruduk ke rumah korban atau tidak. "Ini masih kita dalami. Karena bermula dari situ, ada kita capture, screenshot semua, data komunikasinya. Ada temannya yang mengancam," katanya.

Hendy juga menambahkan, saat kejadian, selain digampar PMA juga sempat mengalami pemukulan sebelum tiba di pos RW. "Jam 12 dibawa dari rumah, terus sempat dipukul bagian perut. Terus digelandang ke kantor RW. Sampai di sana, dipukul lagi bagian muka dan kepala. Jadi selain yang beredar viral video, ada juga pemukulan-pemukulan sebelumnya," ujarnya.

Namun, saat ini pihaknya kepolisian baru menetapkan dua orang tersangka atas kasus dugaan persekusi itu. "Sedang kita dalami. Total sih, ada lima orang yang sudah kita periksa. Dua ini, resmi kita tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan, untuk pelaku-pelaku yang lain, kita sudah kita bagi tim untuk mendalami," ujarnya.

"(Bakal ada tersangka lain?) Ya," tandasnya.

Sebelumnya, video seorang remaja pria sedang diintimidasi belasan orang beredar di media sosial. PMA (15) diduga mengalami kekerasan karena menghina pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab lewat statusnya di Facebook.

Peristiwa itu terjadi di RW 03 Cipinang Muara, Jakarta Timur. Dalam video berdurasi sekitar 2 menit 19 detik terlihat PMA sedang diinterogasi oleh belasan orang dari FPI. Ada juga pria yang menampar wajah PMA.

Baca juga:
Anggota FPI yang ditangkap karena persekusi mengaku tak menyesal
KPAI beri pendampingan remaja korban persekusi di Cipinang
Kompolnas minta polisi tindak tegas pelaku persekusi
Try Sutrisno tegaskan aksi persekusi harus digempur
'Jangan anggap sepele trauma akibat aksi persekusi dan intimidasi'

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.