Polisi buru tugboat penabrak feri klotok di Sungai Mahakam
Identitas 2 korban hilang sudah diketahui. Mereka adalah warga Samarinda.
Polisi masih memburu kapal penarik (tugboat) ponton batu bara tanpa muatan, diduga terlibat dalam insiden tabrakan dengan feri klotok di Sungai Mahakam, Minggu (21/2) pagi. Sedangkan identitas dua korban yang hilang usai kejadian sudah diketahui
"Belum, masih belum diketahui identitas tugboat itu. Seperti yang saya sampaikan, kami sudah menghubungi Syahbandar. Sekarang, tim dari Polsek Sebulu sedang melakukan pengejaran tugboat," kata Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Handoko, kepada merdeka.com, Minggu (21/2).
Dikatakan Handoko, dua korban hilang dalam insiden tabrakan itu sudah diketahui identitasnya. Kedua korban merupakan warga Samarinda.
Mereka adalah Upik (27), warga Jalan Poros Sultan Sulaiman Pelita VII Sambutan, Kecamatan Samarinda Ilir, dan M Zainul Anwar (27), yang tinggal di Jalan Makroman Sambutan, Kecamatan Samarinda Ilir.
"Pencarian sampai saat ini belum menemukan kedua korban hilang itu," ujar Handoko.
Kedua korban, menurut Handoko, tenggelam bersama kapal feri klotok dikemudikan motoris Saimulah di Sungai Mahakam. Dua sepeda motor Yamaha Mio dan Honda Vario juga tenggelam.
Baca juga:
Feri tabrakan dengan tugboat di Sungai Mahakam, 2 orang hilang
13 ABK di KM Azula yang tenggelam belum ditemukan
1 Lagi korban kapal tenggelam di Belawan ditemukan tewas
3 Kapal karam dihantam ombak di Belawan, 1 ABK tewas 1 hilang
Keluarga tak yakin Murti korban kapal tenggelam di Malaysia