Polisi buru perekam dan penyebar video bayi disiksa pakai sabun cuci
Polisi buru perekam dan penyebar video bayi disiksa pakai sabun cuci. Mariana Dangu (30), seorang ibu kejam yang tega menyiksa bayinya dengan pencuci sabun telah ditahan Polda Bali. Kelakuan keji ibu kandung pada bayinya itu terungkap, awalnya dari video yang ramai dibahas di media sosial.
Mariana Dangu (30), seorang ibu kejam yang tega menyiksa bayinya dengan pencuci sabun telah ditahan Polda Bali. Kelakuan keji ibu kandung pada bayinya itu terungkap, awalnya dari video yang ramai dibahas di media sosial.
Polisi sudah menetapkan ibu dari bayi berumur 8 bulan itu sebagai tersangka. Dikatakan Kabid Humas Polda Bali, Hengky Widjaja, sejauh ini sudah dilakukan penyidikan dan menahan ibu dari bayi yang ada dalam video tersebut.
"Ibunya sudah diperiksa dan dilakukan penahanan. Ada tiga saksi yang diperiksa dalam hal ini," ungkap perwira dengan pangkat Komisaris Besar itu.
Lanjuta Hengky, selain memeriksa tiga orang saksi, pihaknya juga mengamankan barang bukti kekerasan yang digunakan untuk memukul anaknya sebelum adegan memandikan anaknya dengan sabun cair cuci piring.
"Kita masih dalami soal adanya keterlibatan orang lain yang diduga membantu merekam adegan kekerasan tersebut," terangnya.
Tidak hanya itu, selama ditinggal oleh ayah dari bilogis Baby J. Tersangka juga punya pacar dan saat ini pacar dari tersangka juga sudah dilakukan upaya pemanggilan untuk diperiksa.
"Termasuk yang menyebarkan dan mengunggah video itu ke medsos kita periksa," tutup Hengky.
Untuk diketahui, hingga saat ini baby J sementara ini masih diasuh oleh pihak Yayasan Metta Mama dan Maggha di Jalan Gunung Lawu, Denpasar.
Baca juga:
Demi keselamatan, bayi korban penyiksaan belum diserahkan ke ibunya
Belum ada kejelasan nasib bayi disiksa & dimandikan pakai sabun cuci
Tiga siswi SD di Gunungstoli adukan guru cabul
Cegah kekerasan pada anak, KPAI minta orang tua perhatikan pola asuh
Pemerintah sebut bullying marak karena pengaruh sinetron & orangtua
LPAI sebut perilaku bullying dapat menular