Polisi buru penjual senjata rakitan kepada Helmi
Polisi buru penjual senjata rakitan kepada Helmi. Helmi diduga menjual mobil itu Rp 45 juta untuk membeli senjata. Hendy belum memastikan apakah uang itu merupakan yang dipakai Helmi untuk membeli senjata api.
Pihak kepolisian memburu penjual senjata rakitan jenis revolver yang dibeli dokter Ryan Helmi untuk membunuh istrinya dokter Letty Sultri. Helmi mengaku membeli senjata tersebut di toko online.
"Ilegal, dari orang tidak dikenal. Ada lihat dari online satu jenis revolver. Orang sedang dicari," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono usai prarekonstruksi di Klinik Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/11).
Terpisah, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan, mengatakan, sudah mengantongi identitas akun penjual online tersebut. Namun, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti akun tersebut penjual senjata ke Helmi.
"Akunnya sudah diserahkan ke kita. Tapi penjual senpi kan tidak semudah itu, tidak yang bersangkutan menjual di akun dan langsung menyerahkan begitu, masih kita dalami," tukasnya.
Menurut Hendy, pihak kepolisian juga telah mengantongi identitas penjual pistol jenis makarov yang dimiliki Helmi. Mereka adalah Y dan S. Y merupakan rekan Helmi yang menjual senjata. Sedangkan S menyerahkan pistol itu ke Helmi.
"Inisial Y. Ke siapa-siapa sudah kita identifikasi, sudah diidentifikasi inisial S. Terakhir memberikan senjata yang makarov warna hitam," katanya.
Helmi juga menyerahkan mobil milik Letty kepada Y. Ia diduga menjual mobil itu Rp 45 juta untuk membeli senjata. Hendy belum memastikan apakah uang itu merupakan yang dipakai Helmi untuk membeli senjata api.
"Terkait mobil sudah saya sampaikan kalau dibawa Helmi dan Helmi mengaku menjual dan dijual temannya inisial Y yang juga menjual senpi. Dari Y ini apakah membelinya wajar atau sebagai kemudian apa dibawa keluarga. Kalau mau dilakukan penyitaan tarik, kita tarik. Artinya kita melihat proses penjualannya," pungkasnya.
Baca juga:
Helmi tembak dokter Letty dari jarak dua meter
Sering dikasari, dokter Letty sempat yakin Helmi akan berubah
Di prarekonstruksi terungkap Helmi sudah rencanakan bunuh Letty
Ekspresi Helmi jalani prarekonstruksi penembakan dr Letty
Prarekonstruksi ungkap kesadisan dokter Helmi habisi istri sendiri
Helmi beli senjata dari hasil jual mobil dr Letty
Menyerahkan diri ke polisi, Helmi takut dikeroyok keluarga dokter Letty