LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi buru pembunuh taksi online di Medan

Dia mengungkapkan, kondisi korban mengenaskan saat ditemukan. Karena adanya sejumlah luka akibat hantaman benda tajam pada bagian tangan sebelah kiri, wajah dan kepala sehingga David meninggal dunia.

2017-09-25 08:45:00
Penemuan mayat
Advertisement

Personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota, sedang memburu pelaku pembunuhan sadis terhadap sopir taksi 'online' David Simanjuntak warga Jalan Kemiri II, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara. Namun, Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing enggan berspekulasi mengenai penyebab kematian korban.

"Korban yang tewas itu juga dirampok ketika mengendarai mobil taksi 'online' tersebut," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (25/9).

Dia mengungkapkan, kondisi korban mengenaskan saat ditemukan. Karena adanya sejumlah luka akibat hantaman benda tajam pada bagian tangan sebelah kiri, wajah dan kepala sehingga David meninggal dunia.

Awalnya korban yang mengendarai mobil warna putih mendapat pesanan atau order dari penumpang di Jalan Sutomo tujuan ke Jalan Wahidin Medan. Namun, kemungkinan saat mengantarkan ke alamat tujuan tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu menganiaya korban hingga tewas.

Kemudian, jasad korban dibuang ke dalam parit depan kos-kosan, tepatnya di Jalan Sempurna Medan.

"Tidak berapa lama kemudian, seorang warga bernama Hendro Siagaan (24) penjaga kos-kos, melihat jasad korban terbaring dalam selokan dan langsung menghubungi personel Polsek Medan Kota," ujar Martuasah.

Dia menjelaskan, petugas yang menerima laporan adanya penemuan mayat itu bergerak cepat turun ke lokasi.

"Setibanya di lokasi kejadian, Unit Reskrim Polsek Medan Kota mengevakuasi dan membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan otopsi oleh tim medis guna memastikan penyebab kematian korban," jelasnya.

Martuasah mengatakan, pihaknya tidak ingin berspekulasi dalam kasus pembunuhan ini. Sebab polisi masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai kematian sopir taksi itu.

"Mohon doanya rekan-rekan agar kasus ini secepatnya terungkap," tutupnya.

Baca juga:
Pengemudi ojek online di Medan tewas dibegal
Tewas di tangan driver ojek online langganan
Keluarga curiga manajer Waskita sengaja dibunuh, bukan murni perampokan
Jurnalis Suriah dan ibunya diduga dibunuh rezim Assad di Turki
Iran gantung pemerkosa dan pembunuh bocah di depan umum

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.