Polisi buru pelaku corat-coret underpass Mampang lewat video amatir
Aksi serupa, juga terjadi di kawasan Pondok Indah dimana banner Asian Games turut jadi sasaran vandalisme pelaku. Namun, Indra belum melihat adanya keterkaitan antara dua peristiwa tersebut.
Polisi terus memburu pelaku corat-coret underpass Mampang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Lantaran tak ada CCTV yang dipasang di sekitar lokasi, polisi mengusut kasus tersebut melalui video amatir yang diambil warga.
"Kita sudah identifikasi. Permasalahannya CCTV belum dipasang. Sehingga kita cari lainnya, alhamdulilah pada saat itu ada yang ngerekam, kita bisa identifikasi motornya. Nanti kita cari," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/6).
Aksi serupa, juga terjadi di kawasan Pondok Indah dimana banner Asian Games turut jadi sasaran vandalisme pelaku. Namun, Indra belum melihat adanya keterkaitan antara dua peristiwa tersebut.
"Belum tahu ya," ujarnya.
"Intinya (pelaku) iseng banget."
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyesalkan atas perbuatan beberapa pemuda yang melakukan aksi corat-coret. Di mana, berdasarkan akun Instagram bernama @jktinfo, yang berdurasi sekitar 6 hingga 10 detik, memperlihatkan beberapa pemuda sedang melakukan corat-coret di underpass Mampang, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, seharusnya aksi corat-coret itu tidak dilakukan. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
"Seharusnya kita bisa menjaga, ini kan nanti akan ada perlombaan Asian Games, Indonesia menjadi tuan rumah," kata Argo kepada merdeka.com, Minggu (3/6).
Baca juga:
Pemprov DKI soal coretan underpass Mampang: Mestinya dijaga
Sandiaga minta warga laporkan pelaku vandalisme di Underpass Matraman
Sandiaga sebut pelaku vandalisme di Underpass Makassar sangat tak bisa ditolerir
Belum genap sebulan, underpass Matraman sudah dicoret-coret
Polisi sebut underpass Matraman dan Mampang kurangi kemacetan
Polda Metro: Underpass Mampang berhasil kurangi kemacetan, Matraman belum