Polisi Bidik Tersangka Lain Pencurian Barbuk Skandal Pengaturan Skor
Menurut Dedi, pihaknya telah menyelidiki peran dari ketiga tersangka atas nama M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur.
Polisi meringkus tiga pelaku pencurian dan pengerusakan barang bukti terkait skandal pengaturan skor di Kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Jakarta Selatan. Dari situ, tim satgas antimafia bola melakukan pengembangan atas kemungkinan adanya tersangka baru.
"Tidak menutup kemungkinan nanti dari hasil pengembangan ada tersangka baru. Kalau sudah ada penetapan akan di sampaikan ke rekan-rekan," tutur Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Selasa (12/2).
Menurut Dedi, pihaknya telah menyelidiki peran dari ketiga tersangka atas nama M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur.
"Saat ini terus proses penyidikan dan akan terus didalami perannya, sudah jelas siapa yang merusak, siapa yang mengambil CCTV, siapa yang ngambil dpr-nya (GDPR), siapa yang ambil sebagian dokumen itu, sudah didalami seluruh barang bukti terkait perusakan dan penghilangan beberapa barang bukti dan juga saat ini barang bukti yang disita dan akan dikembangkan," jelas dia.
Penyidik masih perlu melakukan penyelidikan mendalam kaitan antara kasus tersebut dengan manajemen Persija. Termasuk panggilan pemeriksaan terhadap pihak tersebut.
"Saat ini satgas masih mendalami tiga tersangka itu. Kalau itu sudah jelas, nanti ada perlu penambahan penyitaan barang bukti untuk penguatan pemeriksaan. Tidak menutup kemungkinan akan ke pelaku-pelaku lain," kata Dedi.
Reporter: Nanda Perdana
Baca juga:
Polisi Tangkap 3 Pencuri Barang Bukti Skandal Pengaturan Skor di Kantor PSSI
Kasus Penghancuran Dokumen, Pembina Persija Serahkan ke Satgas Antimafia Bola
Menpora Tegaskan PSSI Tidak Akan Dibanned FIFA
Pakar Hukum: Satgas Antimafia Bola Harus Hati-Hati
Sesmenpora Minta PSSI Tidak Merasa Terintervensi Terkait Pemberantasan Mafia Bola
Polisi Periksa Sesmenpora Terkait Kasus Pengaturan Skor PSS Lawan Madura FC